Kabupaten Teluk Wondama Mendapat Tambahan Kuota Bansos 1.501 KK

0
97
Sumber: LKBN Antara

NEWSCOM.ID – TELUK WONDAMA – Pemerintah Republik Indonesia (RI) telah memberikan kuota tambahan untuk kuota bantuan sosial bagi masyarakat prasejahtera yang terdampak wabah Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) di Kabupaten Teluk Wondama, Provinsi Papua Barat, sebanyak 1.501 Kepala Keluarga (KK).

Seperti dikutip dari Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pemeirntah Kabupaten (Pemkab) Teluk Wondama, Eka Widiasih Wosiri, S.Pd, M.M., mengonfirmasi hal itu pada Kamis (22/4) di Gedung Sasana Karya di Isei, Kabupaten Teluk Wondama.

“Sebanyak 1.501 KK itu nantinya akan mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar 600 ribu per bulan untuk setiap KK selama 3 bulan, terhitung mulai April 2020,” tutur Kepala Dinsos Pemkab Teluk Wondama, Eka Widiasih Wosiri, pada Kamis (22/4).

Menurutnya, kuota sebanyak 1.501 KK itu akan dibagi secara proporsional ke 13 distrik di Teluk Wondama. “Hingga Kamis (22/4), sebagian besar distrik telah memasukkan data penerima,” papar Eka Widiasih Wosiri.

“Ini yang kita lagi rekap (data penerima) untuk kepala distrik lihat kembali apakah ada nama-nama yang mewakili masuk ke dalam atau tidak. Jangan sampai terjadi tumpang tindih pemberian data karena ada bantuan dari pusat dan ada bantuan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD),“ ujarnya.

Terkait hal ini, Bupati Teluk Wondama, Drs. Bernardus A Imburi, M.Si., telah mengingatkan agar pendataan calon penerima bantuan sosial (bansos) dilakukan dengan cermat guna menghindari terjadinya data ganda.

Selain bantuan dari pusat, Pemkab Wondama juga telah mengalokasikan anggaran dari APBD 2020 untuk membantu masyarakat kecil yang terdampak COVID-19.

“Data diatur dengan baik karena ada banyak bantuan dari pusat dan nanti dari daerah juga, jadi diatur supaya yang sudah dapat dari pusat jangan sampai dapat dari daerah lagi,“ tuturnya.

Selain itu, lanjutnya, Pemkab Teluk Wondama pun akan mendapat bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat sebanyak 3001 KK. “Bantuan itu berupa bahan pangan dan diperuntukkan bagi warga terdampak COVID-19,” ucapnya.

Sumber: LKBN Antara

Editor: Hamdani

LEAVE A REPLY