Kondisi Abrasi di Pantai Bungkaih Mengancam Keselamatan Warga

0
64
Sumber: Dokumentasi Mukim Bungkaih, Kecamatan Muara Dua, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.

NEWSCOM.ID, ACEH UTARA – Selama dua tahun terakhir, sejak 2018, sejumlah warga desa di Kemukiman Bungkaih, Kecamatan Muara Dua, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, merasa terus terancam dengan kondisi abrasi pantai yang semakin mengganas.

Dalam rilisnya kepada NEWSCOM.ID, Sabtu (3/10), Kemukiman Bungkaih mengonfirmasi hal ini. Selain itu, kondisi abrasi juga terjadi di sejumlah kawasan pantai seperti di Desa Dakuta, Cot Trueng, Meunasah Aron, Bungkaih dan Ulee Madon.

“Sejumlah tempat penetasan benur udang dan tambak milik warga mengalami rusak parah akibat abrasi di Pantai Bungkaih, tidka terkecuali rumah warga setempat sehinga mereka harus mengungsi,” tutur Mukim Bungkaih, Saifullah Awadi, pada Jumat (2/10).

Menurutnya, terjangan abrasi di bibir pantai di lima desa ini terus menerus terjadi dalam dua tahun terakhir sehingga menyebabkan kerusakan parah. Terlebih dalam beberapa pekan terakhir ini.

“Akibatnya, jarak rumah warga serta tambak yang sebelumnya sekitar 200 meter lebih, kini sudah berada persis di bibir pantai,” ujarnya.

Saat ini, lanjutnya, banyak warga yang tidak bisa lagi melakukan budi daya udang. Padahal mereka menggantungkan diri dengan usaha tambak dan tempat penetasan benur udang yang kini sudah rusak.

“Sebagian besar masyarakat ini memang menggantungkan hidupnya dari hasil usaha tersebut. Sebelumnya di kawasan ini juga ada rumah warga, tapi karena terus menerus terjadi abrasi sehingga warga pindah,” jelas Saifullah Awadi.

Pihak Mukim Bungkaih, ucapnya, juga sudah menyampaikan kejadian akibat abrasi ini ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara dan Pemerintah Aceh agar kondisi ini bisa segera teratasi.

“Kami sudah berulang kali mengusulkan kepada Pemkab Aceh Utara dan Pemerintah Aceh, agar persoalan abrasi yang mengancam usaha dan rumah warga tersebut segera diatasi. Sayangnya hingga sekarang belum ada realisasi apa pun,” ungkapnya.

Karena itu, paparnya, warga di Mukim Bungkaih berharap agar tahun 2021 persoalan abrasi di Pantai Bungkaih dapat diatasi. Caranya dengan memasukkan masalah abrasi di Pantai Bungkaih dalam anggaran tahun 2021.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani

LEAVE A REPLY