Presiden RI Terima Kunjungan Kehormatan Menlu AS, Mike Pompeo

0
57
Sumber: Muchlis Jr. / BPMI Sekretariat Presiden RI

NEWSCOM.ID, KOTA BOGOR – Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo, telah menerrima secara resmi kunjungan kehormatan dari Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS), Michael Richard (Mike) Pompeo, pada Kamis (29/10) di Istana Kepresiden Bogor, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Dalam rilisnya kepada NEWSCOM.ID, Kamis (29/10), Biro Pers, Media dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden RI mengonfirmasi hal ini.

Dalam pertemuan ini, Presiden Joko Widodo dan Menlu Mike Pompeo membahas sejumlah hal seperti kerja sama ekonomi hingga pertahanan. Kunjungan ini pun menjadi yang kedua bagi Menlu AS, Mike Pompeo, ke Indonesia.

“Selamat datang di Indonesia. Senang sekali bisa berjumpa dengan Anda untuk kedua kalinya di Indonesia,” tutur Presiden Joko Widodo mengawali pertemuan.

Presiden Joko Widodo menilai bahwa kunjungan Menlu AS, Mike Pompeo, ke Indonesia di tengah pandemi Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) ini memiliki arti penting kemitraan strategis antara Indonesia dan AS.

“Selama pandemi ini, saling kunjung antara pejabat kita cukup intensif, bahkan dapat saya sampaikan paling intensif,” tutur Presiden Joko Widodo.

Sebelumnya Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Letnan Jenderal (Letjen) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Purnawirawan (Purn.) H. Prabowo Subianto, telah berkunjung ke Amerika Serikat sejak Kamis (15/10) hingga Senin (19/10).

Bahkan Deputy Under Secretary of Defense for Policy AS, James H. Anderson, juga telah berkunjung ke Indonesia pada Kamis (17/9).

Seperti dikutip dari laman https://republika.co.id/,  James H, Anderson pun bertemu dengan sejumlah menteri, yakni Menhan RI, Prabowo Subianto, Menlu RI, Retno Lestari Priansari Marsudi, S.H., LL.M., serta Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman dan Investasi (Marves) RI, Jenderal TNI Kehormatan (HOR). Luhut Binsar Pandjaitan, M.P.A.

Saat itu, ia juga menemui Panglima TNI, Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P., dalam kunjungannya ke Indonesia.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani

LEAVE A REPLY