IHLC: “Pemerintah Menempatkan Ekonomi Islam Sebagai Hal Penting”

0
73
Sumber: IHLC

NEWSCOM.ID, JAKARTA – Indonesia Halal Lifestyle Centre (IHLC) bekerja sama dengan DinarStandard: Growth Strategy Research and Advisory, dan Salaam Gateway, serta Dubai: The Capital of Islamic Economy telah menyelenggarakan Indonesia Launch The State of Global Islamic Economy (SGIE) Report 2020/21 pada Selasa (17/11) siang.

Seperti dikutip dari laman http://www.wapresri.go.id, acara ini berlangsung secara hibrida atau campuran antara daring (virtual) dan luring (offline) serta menghadirkan empat narasumber utama, antara lain Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI), Prof. Dr. (H.C.) Drs. KH. Ma’ruf Amin, dan Presiden (Chairman) IHLC, Sapta Nirwandar, S.E., Ph.D.

Dua narasumber lainnya dalam acara ini ialah Chief Executive Officer (CEO) of Dubai Islamic Economy Development Centre, Uni Emirat Arab, Abdulla Mohammed Al Awar, serta CEO dan Managing Director DinarStandard, Rafi-Uddin Shikoh.

Dalam sambutannya Chairman of IHLC, Sapta Nirwandar, Ph.D., menyatakan bahwa Pemerintah RI telah menempatkan ekonomi Islam sebagai hal yang penting. Hal ini terbukti dari dukungan dan kehadiran secara virtual Wapres RI, Prof. Dr. (H.C.) Drs. KH. Ma’ruf Amin, selaku narasumber utama dalam acara ini.

“Apresiasi setingi-tingginya atas kehadiran dan dukungan Wapres Prof. KH. Ma’ruf Amin dalam acara ini. Kehadiran beliau (Wapres) menjadi bukti bahwa pemerintah Indonesia menempatkan ekonomi Islam sebagai hal yang penting,” tutur Sapta Nirwanda, Ph.D.

Menurutnya, SGIE Report 2020-2021 ini merupakan wadah penyebaran informasi tentang potensi Indonesia kepada masyarakat global. “Tujuannya agar informasi tentang ragam potensi Indonesia dapat menarik masuknya investor global,” ujar Sapta Nirwanda, Ph.D.

“Untuk itu, dalam rangkaian peluncuran ini, akan dihadirkan laporan Best Practice (praktik terbaik) Indonesia dalam pengembangan sektor-sektor potensial yang menandai berkembang majunya perekonomian Islam,” paparnya.

Editor: Muhammad Ibrahim Hamdani

LEAVE A REPLY