Peluncuran Gerakan Nasional Wakaf Uang dan ‘Brand’ Ekonomi Syariah

0
70
Wapres RI, Prof. Dr. (H.C.) Drs. KH. Ma'ruf Amin, selaku Wakil Ketua merangkap Ketua Harian KNEKS. Sumber: Wakil https://youtu.be/iNvIllzsXjQ, / Akun Youtube KNEKS.

NEWSCOM.ID, JAKARTA – Presiden Repubik Indonesia (RI), Ir. H. Joko Widodo, selaku Ketua Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), telah meluncurkan Gerakan Nasional Wakaf Uang (GNWU) dan meresmikan Brand Ekonomi Syariah di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (25/1) pagi.

Berdasarkan pantauan NEWSCOM.ID pada akun Youtube KNEKS, melalui siaran langsung (live streaming) di laman https://youtu.be/iNvIllzsXjQ, Presiden Joko Widodo juga menyampaikan kata sambutan dalam acara ini, sebelum prosesi peluncuran GNWU.

Turut hadir dan menyampaikan kata sambutan Wakil Presiden (Wapres) RI, Prof. Dr. (H.C.) Drs. KH. Ma’ruf Amin, selaku Wakil Ketua merangkap Ketua Harian KNEKS. Hadir pula Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Hj. Sri Mulyani, S.E., M.Sc., Ph.D., selaku Sekretaris KNEKS. Ia juga memberikan kata sambutan dalam acara ini.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh KNEKS RI, Badan Wakaf Indonesia (BWI), Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI).

Turut hadir dan memberikan kata sambutan Direktur Industri Produk Halal KNEKS, Afdhal Aliasar, Ketua BWI, Prof. Dr. Ir. H. Muhammad Nuh D.E.A., dan Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Dr. KH. Marsudi Syuhud, M.A., secara langsung dari Aula Mezanin, Gedung Kemenkeu RI, Jakarta.

Hingga berita ditayangkan, siaran langsung berdurasi 1 jam 38 meni 35 detik ini, melalui akun Youtube KNEKS, telah disaksikan oleh 3.919 warganet dan disukai oleh 191 netizen. Dalam acara ini, pembacaan kitab suci Al-Qur’an Al-Karim di Istana Negara dilaksanakan oleh H. Asep Sofyan dari BWI.

Kegiatan ini juga didukung oleh sejumlah pemangku kepentingan (stakeholder) ekonomi dan keuangan syariah, antara lain Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kementerian Agama RI (Kemenag), Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI, dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN).

Acara ini pun didukung oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Bank Syariah Mandiri (BSM), Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) RI, Kemenko Perekonomian RI, Kemenko Kemaritiman dan Investasi, serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

Dukungan terhadap acara ini juga diberikan oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) RI, Kementerian Perdagangan RI, dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) / Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), serta Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani

LEAVE A REPLY