Video Webinar: “Kontribusi dan Resolusi Indonesia dalam Penyelesaian Krisis Kemanusiaan Uyghur”

0
227

NEWSCOM.ID, JAKARTA – Video pada akun Youtube Webinar Uighur di laman https://youtu.be/rBs8sIOXI5Q merupakan siaran langsung (live streaming) dari Web Seminar (Webinar) Nasional Uyghur Human Crisis yang diselenggarakan pada Ahad (14/1) malam, Pukul 20.00 – 22.00 Waktu Indonesia Barat (WIB).

Webinar nasional ini mengangkat tema: Kontribusi dan Resolusi Bangsa Indonesia dalam Penyelesaian Krisis Kemanusiaan Uyghur. Acara ini diselenggarakan oleh Pimpinan Pusat (PP) PRIMA DMI bekerja sama dengan Uyghur Human Rights Project (UHRP), Komunitas Go Hijrah, dan Yayasan Pamong Asthabrata (Pamasta).

Video berdurasi 2 jam 17 menit 19 detik ini telah disaksikan oleh 207 warganet dan disukai oleh 26 netizen hingga berita ditayangkan.

Seminar daring ini dibuka dengan lantunan ayat-ayat suci al-Qur’an oleh seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia (RI), Robby Radhiya Hamdani, yang juga pengurus Pamasta.

Adapun moderator acara dalam seminar daring ini ialah Analis Ketahanan Ekonomi – Kemendagri RI, Muhammad Fadhil Achyari, S.I.P., yang juga pengurus Pamastha.

Sedangkan pemandu acara atau Master of Ceremony (MC) dalam webinar ini ialah seorang aktivis dan pengurus Pamasta, Dagas Raymond, yang juga mahasiswa Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Ketua Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH. Muhammad Cholil Nafis, Lc., M.A., Ph.D., yang juga Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Cendekia Amanah.

Narasumber lainnya ialah Ketua Dewan UHRP, Nury A. Turkel, M.A., Ph.D., yang juga Komisioner untuk United States (US) Commission on International Religious Freedom (USCIRF), serta Ketua Umum PP PRIMA DMI, Ahmad Arafat Aminullah, S.T.

Secara khusus, Ahmad Arafat menyampaikan materi dengan judul presentasi: Dari Kesadaran Menuju Kesatuan: Menyikapi Polemik dan Kontroversi Seputar Uyghur Secara Produktif, Objektif dan Humanis. Ia juga menyampaikan kata sambutan dalam Seminar Daring ini.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 260 peserta melalui aplikasi Zoom Cloud Meeting. Setiap peserta yang hadir dalam webinar ini, lalu mengisi formulir elektronik (e-form) yang disediakan oleh panitia, maka akan mendapatkan sertifikat elektronik (e-certificate).

Selain itu, Webinar Nasional ini merupakan seri akhir atau seminar daring ketiga yang diselenggarakan bersama oleh PRIMA DMI, Komunitas Go Hijrah dan Pamasta serta UHRP.

Acara ini juga dilengkapi dengan pemutaran video tentang berbagai tantangan, hambatan, ancaman dan gangguan yang dihadapi oleh Muslim Uyghur di kawasan Xinjiang Uyghur Autonomous Region (XUAR).

Dua kali webinar sebelumnya juga membahas tentang problematika yang dihadapi etnik Uyghur dalam berbagai aspek kehidupan. Webinar seri kedua mengangkat tema: Krisis Kemanusiaan Uyghur: Mitos / Fakta dan diselenggarakan pada Sabtu (9/1) malam.

Sedangkan webinar seri pertama mengangkat tema: Meneropong Sejarah Krisis Kemanusiaan Terhadap Minoritas Muslim: Telaah Awal Kasus Uyghur dan diselenggarakan pada Sabtu (19/12/20) malam.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani

LEAVE A REPLY