Webinar Inspirasi Bisnis INTANI: “Urban ‘Farming’: Berkebun di Rumah”

0
129
Sumber: Muhammad Ibrahim Hamdani

NEWSCOM.ID, JAKARTA – Insan Tani dan Nelayan Indonesia (INTANI) Fresh bekerja sama dengan NEWSCOM.ID  dan Yesindo Erabaru Sinergi (YES) Indonesia Foundation telah menyelenggarakan Web Seminar (Webinar) Ketujuh Inspirasi Bisnis INTANI pada Rabu (6/1) pagi, Pukul 09.00 – 11.00 Waktu Indonesia Barat (WIB).

Berdasarkan pantauan NEWSCOM.ID, Acara ini mengangkat tema: Urban Farming: Berkebun di Rumah dan disiarkan secara langsung (live streaming) oleh akun Youtube Indonesia Review di laman https://youtu.be/KFBSBLu-VHg. Acara ini pun disiarkan secara tunda oleh akun Youtube Tani TV di laman https://youtu.be/IR5QJOz8g4s.

Kedua media daring, Tani TV dan Indonesia Review, menjadi pendukung acara dalam webinar Inspirasi Bisnis INTANI ini. Acara ini menghadirkan seorang Praktisi Urban Farming (Pertanian Urban) Hidroponik dari Jakarta, H. Slamet Riyanto, selaku narasumber.

Turut hadir memberikan kata sambutan ialah Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) INTANI, Guntur Subagja Mahardika, S.Sos. M.Si., yang juga Asisten Staf Khusus Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) Bidang Ekonomi dan Keuangan.

Adapun moderator dan pembawa acara (host) dalam Seminar Daring ini ialah Ketua III DPP INTANI Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Program, Ir. H. Sigit Iko Sugondo, yang juga Ketua Yesindo Erabaru Sinergi (YES) Indonesia Foundation.

Acara ini diikuti oleh sekitar 50 peserta yang hadir melalui aplikasi Zoom serta sekitar 75 peserta lainnya melalui akun Youtube Indonesia Review dan Tani TV. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Setiap peserta yang mengikuti acara ini, lalu mendaftar di laman yang diedarkan oleh panitia, juga akan mendapatkan sertifikat elektronik (e-certificate) dari INTANI.

Sistem hidroponik atau variannya untuk peternakan ikan, akuaponik, menjadi solusi bagi para petani dan peternak yang tinggal di wilayah perkotaan besar atau kawasan yang luas lahan tanahnya minim (kecil) dan padat penduduk seperti di kawasan Jakarta Raya.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani

LEAVE A REPLY