Hebitren Jatim-DEKS BI Mendirikan Tiga Pusat Distribusi Berbasis Pesantren

0
79
Sumber: Hebitren Jatim / https://bali.antaranews.com/

NEWSCOM.ID, PROBOLINGGO – Himpunan Ekonomi dan Bisnis Pesantren (Hebitren) bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) telah meluncurkan Distribution Center (DC) atau Pusat Distribusi di tiga pondok pessantren (Ponpes) di Jawa Timur (Jatim).

Seperti dilansir dari laman https://www.republika.co.id/, terobosan eknomi oleh BI dan Hebitren ini bertujuan untuk mendorong peningkatan potensi perekonomian dan pengembangan bisnis berbasis pesantren di Indonesia.

Acara peluncuran tiga DC ini bersamaan waktunya dengan Pengukuhan Hebitren Koordinator Wilayah (Korwil) Jatim dan Peresmian Pilot Project (Program Percontohan) Model Bisnis Pengembangan Ekosistem Halal Value Chain (Rantai Nilai) Berbasis Pesantren pada Selasa (4/5).

Kegiatan ini berlangsung di Ponpes Nurul Jadid yang berlokasi di Dusun Tanjung Lor, Desa Karanganyar, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jatim.

Koordinator Wilayah (Korwil) Hebitren Jatim, KH. Faiz AHZ, menyatakan bahwa DC telah didirikan di tiga lokasi, yakni di Ponpes Sunan Drajat – Lamongan, Ponpes Bahrul Ulum – Jombang, dan di Ponpes Nurul Jadid – Probolinggo.

“Saya berharap agar pembangunan ketiga DC ini dapat meningkatkan efektivitas distribusi antar anggota Koperasi Sarekat Bisnis Pesantren (KSBP) yang telah dibentuk pada 2019 lalu, terutama di bidang perdagangan,” tutur KH. Faiz AHZ yang akrab disapa Ra Faiz.

Pimpinan Biro Umum Ponpes Nurul Jadid itu pun menjelaskan fungsi ketiga DC yang sudah didirikan di Jatim, yakni untuk memenuhi kebutuhan barang berupa sembilan bahan pokok (sembako). “Tujuannya dalam rangka memenuhi kebutuhan pasar lokal, terutama untuk perdagangan antar anggota KSBP,” ujar KH. Faiz AHZ.

Sebagai informasi, Ponpes Sunan Drajat yang menjadi salah satu DC dari Hebitren berlokasi di Dusun Banjaranyar, Desa Banjarwati, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jatim. Sedangkan Ponpes Bahrul Ulum berlokasi di Dusun Tambak Beras, Desa Tambak Rejo, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jatim.

KH. Faiz AHZ pun berharap agar kepengurusan Hebitren Korwil Jatim yang baru dikukuhkan ini dapat mendorong upaya pengembangan sektor bisnis dan ekonomi pesantren yang memiliki kemandirian dan berdaya saing tinggi.

“Salah satu caranya ialah dengan memberdayakan potensi dan jejaring pesantren yang tersebar luas di wilayah Jatim. Nah, upaya ke arah itu sudah diwujudkan. Salah satunya dengan pendirian ketiga DC ini,” papar KH. Faiz AHZ.

Dalam rangkaian acara ini, turut hadir Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) Bank Indonesia (BI), Muhammad Anwar Bashori, S.E., M.Sc., Kepala Kantor Perwakilan Wilayah (KPw) BI Jatim, Difi Ahmad Johansyah, serta Ketua Departemen Komunikasi Dewan Pimpinan Harian (DPH) Hebitren, Tubagus Dedi Suwendi Gumelar.

Hadir pula Asisten Staf Khusus (Astafsus) Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) Bidang Ekonomi dan Keuangan, Guntur Subagja Mahardika, S.Sos., M.Si. Ia juga mengemban amanat selaku  Wakil Ketua Komite Pengembangan Organisasi dan Anggota Pengurus Pusat (PP) Masyarakat Ekonomi Syariah (MES).

Editor: Muhammad Ibrahim Hamdani

LEAVE A REPLY