Video Siaran Langsung “Tasyakur Milad Ke-48 Tahun MUI”

0
607

NEWSCOM.ID, JAKARTA – Video pada akun Youtube Official TV MUI (Majelis Ulama Indonesia) di laman https://youtu.be/pWmmTOcWChE merupakan siaran langsung (live streaming) dari Tasyakur Milad Ke-48 Tahun MUI yang telah berlangsung pada Rabu (26/7) malam di Gedung Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.

Dalam video berdurasi dua jam 11 menit ini, tema yang diangkat ialah “Memperkokoh Persatuan dalam Bingkai Keragaman Menuju Indonesia yang Lebih Sejahtera dan Bermartabat”. Acara diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an, Surat Al-Hasyr Ayat 18-20, oleh Ustaz Dr. H. Sofyan Hadi Musa, S.Q., M.A.

Acara ini juga berlangsung istimewa karena para pengurus Dewan Pimpinan MUI Pusat mengenakan baju adat dari berbagai daerah di Indonesia. Bahkan Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI), Prof. Dr. (H.C) Drs. KH. Ma’ruf Amin, turut hadir dan memberikan pidato utama (keynote speech) dengan pakaian adat asal Sumatera Selatan (Sumsel).

Turut hadir dan menyampaikan laporan kepanitiaan Ketua Dewan Pimpinan MUI Pusat, Dr. H. Lukmanul Hakim, M.Si., yang juga Ketua Panitia Pelaksana (Organizing Committee/ OC) acara. Beliau menggunakan pakaian adat asal Jawa Barat (Jabar).

Adapun pidato pembukaan (opening speech) disampaikan oleh KH. Dr, Marsudi Syuhud, M.M., yang menggunakan pakaian adat dari Jawa Barat.

Hal unik lainnya dalam Milad Ke-48 Tahun MUI ialah pembacaan Deklarasi Ittifaq Wathani (Komitmen Kebangsaan) yang dibacakan dan dipandu langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan MUI Pusat Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH. Muhammad Cholil Nafis, Lc., M.A., Ph.D.

Kemudian Deklarasi Ittifaq Wathani ditandatangani secara simbolis oleh Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI Pusat, KH. Dr. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si., serta para Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI Pusat, yakni Buya Dr. H. Anwar Abbas, M.M., M.Ag., KH. Dr. Marsudi Syuhud, M.M., dan KH. Dr. Basri Bermanda, M.B.A.

Turut hadir dan menandatangani Deklarasi Ittifaq Wathani ialah Ketua Dewan Pimpinan MUI Pusat Bidang Seni dan Budaya, KH. Dr. Jeje Zaenudin, M.Ag., Ketua Dewan Pimpinan MUI Pusat Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH. Muhammad Cholil Nafis, Lc., M.A., Ph.D., dan Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan MUI Pusat, Buya Dr. H. Amirsyah Tambunan, M.A.

Dalam acara ini, Buya Dr. H. Amirsyah Tambunan, M.A., mengunakan pakaian adat khas Melayu, sedangkan KH. Muhammad Cholil Nafis, Lc., M.A., Ph.D., menggunakan pakaian adat dari Jawa Timur.

Selain itu, ada pula penampilan istimewa dari musik orkestra yang diaransemen oleh Muhammad Dwiki Dharmawan, S.H., M.Sn., serta permainan piano dan persembahan lagu dari penyanyi fenomenal Indonesia, Ariani Nisma Putri, yang akrab disapa Putri Ariani.

Musik Orkestra yang diaransemen oleh Dwiki Dharmawan ialah lagu kebangsaan Indonesia Raya, Al-I’tiraf, dan Permata Indah Dunia. Lagu terakhir adalah ciptaan dari Putri Ariani. Kolaborasi antara Dwiki Dharmawan dan Putri Ariani mampu menampilkan harmonisasi syair, nada dan musik yang indah.

Lebih lanjut, Putri Ariani juga mendapatkan predikat kehormatan dari MUI berupa gelar Duta Seni Indonesia. Hal ini diumumkan langsung oleh Ketua Panitia Pelaksana Tasyakur Milad MUI Ke-48 Tahun, KH. Dr. Lukmanul Hakim, M.Si.

Adapun Pembawa Acara Tasyakur Milad MUI Ke-48 Tahun ialah David Chalik, S.T., M.M., M.Ag., yang juga Wakil Ketua Komisi Ukhuwah Islamiyah MUI Pusat. Sedangkan pembacaan doa di penghujung acara dipimpin oleh Ketua Dewan Pimpinan MUI Pusat, KH. Abdullah Djaidi.

Seperti dilansir dari laman https://mui.or.id/berita/55320/simbolkan-bhinneka-tunggal-ika-pimpinan-mui-pakai-baju-adat-daerah-di-puncak-milad-ke-48/, dalam sambutannya, Ketua Panitia Pelaksana Tasyakur Milad MUI Ke-48 Tahun, KH. Dr. Lukmanul Hakim, M.Si., menyatakan bahwa pakaian adat menjadi pilihan utama dalam acara ini.

“Tahun ini, selain lokasinya dilaksanakan di TMII, Jakarta, sebagai wisata miniatur Indonesia, Dewan Pimpinan MUI juga memakai pakaian adat sebagai simbol kebhinekaan di tahun politik. Sekarang ini di tahun politik, pakaian berwarna agak sensitif, tapi pakaian adat insya Allah tidak,” ungkap KH. Dr. Lukmanul Hakim, M.Si.

Alhamdulillah, pada malam hari ini, lanjutnya, Bapak Wapres RI, Prof. Dr. (H.C.) Drs. KH. Ma’ruf Amin dan Ibu Hj. Wury Estu Handayani memakai pakaian adat dari Sumatera Selatan dan Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI Pusat, KH. Dr. Marsudi Syuhud, memakai pakaian adat dari dari Jawa Barat.

“Lalu Ketua Dewan Pimpinan MUI Pusat, Prof. Prof. Dr. Hj. Amany Burhanuddin Umar Lubis, Lc., M.A., memakai pakaian adat dari Tapanuli Selatan, dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan MUI Pusat, Buya Dr. H. Amirsyah Tambunan, M.A., memakai pakaian adat dari Melayu,” papar KH. Dr. Lukmanul Hakim, M.Si.

Selain itu, ucapnya, hadir pula Ketua Dewan Pimpinan MUI Pusat Bidang Halal dan Ekonomi Syariah, KH. Sholahuddin Al Aiyub, M.Si., dengan memakai pakaian adat dari Jawa Tengah, Ketua Dewan Pimpinan MUI Pusat Bidang Fatwa, KH. Prof. Dr. Muhammad Asrorun Ni’am Sholeh, M.A., dengan memakai pakaian adat dari Jawa Timur.

Berikut ini ialah Video pada akun Youtube Official TV MUI (Majelis Ulama Indonesia) di laman https://youtu.be/pWmmTOcWChE. Selamat menyaksikan, semoga bermanfaat, terima kasih.

Sumber: Akun Youtube Official MUI, https://youtu.be/pWmmTOcWChE, Milad 48 Tahun MUI

Website: https://mui.or.id/berita/55320/simbolkan-bhinneka-tunggal-ika-pimpinan-mui-pakai-baju-adat-daerah-di-puncak-milad-ke-48/

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani, S.I.P., M.Si.

Wakil Sekretaris Pusat Dakwah dan Perbaikan Akhlak Bangsa (PD PAB) MUI Pusat

Peneliti dan Bendahara Center for Strategic Policy Studies (CSPS) Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia (UI).

LEAVE A REPLY