PT Pegadaian Bantu APMISO Nusantara Mesin Produksi Bakso

0
454
Sumber: APMISO Nusantara / Guntur Subagja Mahardika

NEWSCOM.ID, JAKARTA – PT. Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) IX Jakarta 2 telah memberikan bantuan berupa dua buah mesin kepada Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso (APMISO) Jakarta Barat, yakni mesin penggilingan daging dan mesin pencetak bakso, pada Jumat (11/8) siang, dengan bantuan senilai Rp 69.000.000

Tepatnya dalam acara Silaturahmi APMISO Nusantara dengan PT. Pegadaian. Kegiatan ini berlangsung di tempat Penggilingan Daging APMISO Nusantara Cabang Jakarta Barat, Jalan Angsana V Nomor 5, Kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Kota Administrasi Jakarta Barat, Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta.

Informasi ini dibenarkan oleh Dewan Pakar APMISO Nusantara, Guntur Subagja Mahardika, yang hadir langsung dalam acara ini. “Saya selaku Dewan Pakar Apmiso Nusantara hadir dalam peresmian mesin penggilingan daging dan mesin pembuatan bakso di Duri Kepa, Jakarta Barat, pada Jumat (11/8),” tuturnya.

Dalam acara ini, lanjutnya, turut hadir pimpinan dari kantor Pegadaian Kanwil 9 Jakarta 2 dan kantor Pegadaian Cabang Pembantu Tanjung Duren, Kota Administrasi Jakarta Barat. Program Pegadaian Peduli ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT. Pegadaian selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Kegiatan ini sepenuhnya didukung oleh Program TJSL PT. Pegadaian, sebagai BUMN yang peduli pada pemberdayaan Usaha Mikro dan Kecil (UMK),” ujar Guntur Subagja yang juga Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perkumpulan Insan Tani dan Nelayan Indonesia (INTANI) ini.

PT. Pegadaian, ungkapnya, juga akan membantu proses sertifikasi halal untuk para pedagang bakso yang memproduksi bakso di mesin penggilingan daging dan pembuatan bakso di Penggilingan Daging APMISO Nusantara Cabang Jakarta Barat, tentunya sesuai standar operasi prosedur (SOP) yang berlaku.

“Saya mengajak para pedagang bakso untuk memanfaatkan mesin bantuan dari PT. Pegadaian ini sebaik mungkin, guna meningkatkan kualitas produksi dan pendaparan pedagang bakso rakyat,” ungkapnya.

Menurut Sekretaris Lembaga Wakaf (LW) Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini, para pedagang bakso penerima manfaat bantuan juga diajak oleh PT. Pegadaian untuk menata sistem dan rencana keuangannya. “Antara lain dengan menabung emas untuk masa depan usaha dan keluarga mereka masing-masing,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Ketua Center for Strategic Policy Studies (CSPS) Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia (UI) ini juga menganalisis sejumlah tantangan dan hambatan yang dihadapi oleh para pedagang mi dan bakso di Indonesia.

“Ekosistem produksi bakso dari produsen hingga ke tangan konsumen belum terkelola dengan baik. Para pedagang bakso, sebagian masih menggiling dagingnya di mesin penggilingan umum di pasar-pasar. Padahal, kualitasnya sering kali kurang higienis. Kondisi ini pula yang membuat bakso usaha mikro sulit memperoleh sertfikat halal,” jelasnya.

Selain itu, ungkapnya, penyediaan mesin penggilingan daging dan mesin pembuatan bakso oleh PT. Pegadaian ini diproduksi oleh Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) lokal dari Wonogiri, Jawa Tengah.

“Kedua jenis mesin yang diproduksi oleh UMKM lokal dari Wonogiri ini sudah terpasang di Semarang, Yogyakarta, Bantul, Ciputat di Jakarta Selatan, dan Duri Kepa di Jakarta Barat, serta Tangerang Selatan,” imbuhnya.

Dalam acara ini, ucapnya, turut hadir sejumlah tim dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan yang siap berkolaborasi dengan Apmiso Nusantara untuk menjadikan para pedagang bakso sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan.

“Nanti, mereka (pedagang mi dan bakso) akan mendapatkan proteksi perlindungan kerja selama berdagang,” kata Guntur Subagja yang juga Pembina Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Insan Pariwisata Indonesia (IPI) itu.

Dalam acara ini, hadir pula Ketua Umum APMISO Nusantara, Lasiman. Dalam sambutannya, Lasiman mengucapkan terima kasih kepada PT. Pegadaian atas dukungan dan bantuannya berupa dua jenis mesin, yakni mesin penggilingan daging dan mesin pencetak bakso, untuk APMISO Nusantara.

“Terima kasih atas bantuan dari PT. Pegadaian dalam Program Pegadaian Peduli ini.Semoga kerja sama ke depan dengan APMISO Nusantara dapat berlangsung semakin baik,” ucap Lasiman pada Jumat (22/8) siang.

APMISO Nusantara, lanjutnya, mengajak kepada seluruh pedagang mi dan bakso untuk senantiasa memproduksi bakso sehat dan halal. “Para pedagang bakso harus terus melakukan inovasi, misalnya dengan memanfaatkan singkong sebagai bahan baku untuk membuat bakso,” imbuh Lasiman.

LEAVE A REPLY