Jelang Muktamar VIII, PP DMI Terima Kunjungan DKM MRPI

0
258
Sumber: DMI.

NEWSCOM.ID, JAKARTA – Jelang pelaksanaan Muktamar VIII Dewan Masjid Indonesia (DMI) pada Jumat hingga Ahad (1-3/03/24) nanti, Pimpinan Pusat (PP) DMI telah menerima kunjungan sejumlah aktivis dan pengurus dari Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Raya Pondok Indah (MRPI) pada Selasa (27/02/24).

Dalam pertemuan ini, turut hadir dan memimpin diskusi Ketua PP DMI Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Hubungan Luar Negeri (HAL-HLN), Drs. H. Muhammad Natsir Zubaidi.

Ketua PP DMI itu turut didampingi oleh Ketua Departemen HAL-HLN PP DMI, Dr. Ir. H. Hayu Susilo Prabowo, M.Hum., serta Direktur Bidang Media, Komunikasi dan Informasi PP Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) DMI, Muhammad Ibrahim Hamdani, S.I.P., M.Si.

Hadir pula Ketua Umum PP PRIMA DMI Masa Khidmat 2018-2022, Ahmad Arafat Aminullah, S.T., dalam acara ini. Pertemuan ini berlangsung di Gedung DMI Pusat, Lantai 8, Kota Administratif Jakarta Timur, Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta.

Adapun delegasi dari DKM MRPI berjumlah lima orang, antara lain Direktur Kerja Sama dan Kelembagaan Komunitas Pejuang Subuh MRPI, Fadian M. Paham, dan Direktur Teknologi IstanaTech, Akbar Prima Jaya, serta Direktur dan Produser Film Mahakarya Bali Films, Reza B. Surianegara, S.E.

Reza B. Surianegara, S.E., juga terlibat aktif dalam sejumlah film layar lebar nasional seperti “Laskar Pelangi,” “Sang Pemimpi,” “Garuda Di Dadaku,” “3 Hati, Dua Dunia, Satu Cinta,” serta “Sang Pemberani”.

Dalam pertemuan ini, sejumlah isu terkait lingkungan hidup, gaya hidup halal atau halal lifestyle, pemeliharaan sumber daya alam berbasis masjid atau Eco Masjid, industri halal global, serta dakwah berbasis media digital dan teknologi audio visual turut dibahas secara intensif dalam pertemuan ini.

“Konsep saya, dakwah itu totalitas, menyeluruh, dakwah untuk semua, Dakwah for All, Dakwah adalah panglima. Namun saat ini, dakwah kita (di Indonesia) masih lebih menitikberatkan pada ta’abbudi. Jadi perlu ada rekonstruksi dakwah ke depan,” tutur Ketua PP DMI, Drs. H. Muhammad Natsir Zubaidi, pada Selasa (27/02/24).

Dakwah kita, lanjutnya, masih belum mempengaruhi kelompok elite. Itu sebabnya kondisi negara dan bangsa kita memprihatinkan. “Jadi kita harus menjadikan masjid sebagai pusat peradaban. Kita juga perlu merevitalisasi kekuatan kelas menengah Muslim dan pemuda Muslim Indonesia,” paparnya.

Adapun pengertian dakwah dengan konsep ta’abbudi ialah pemahaman keagamaan yang harus diikuti tanpa harus mempertanyakan alasan di balik sebuah perintah syariah agama.

“Generasi muda Muslim Indonesia perlu memperluas network (jaringan kerja) dan mempererat team work (tim kerja) untuk menjadi kelas menengah baru di Indonesia dan agar mampu memecahkan berbagai masalah bangsa. Tantangannya adalah how to solve the problem,” imbuh Drs. H Muhammad Natsir Zubaidi.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani, S.I.P., M.Si.

Direktur Bidang Media, Komunikasi, Informasi (Kominfo) PP Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) DMI.

LEAVE A REPLY