Kemendagri Jemput Bola Ganti Dokumen Korban Banjir

0
74
Tim DMC Dompet Dhuafa mengevakuasi korban banjir di Jabodetabek. Foto; Dompet Dhuafa

NEWSCOM.ID, JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) melakukan aksi jemput bola mengunjungi warga terdampak banjir di beberapa wilayah.

Kunjungan pertama dilakukan Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh ke Kelurahan Pejagalan, Jakarta Utara, Sabtu (4/1/2020), untuk mengganti dokumen kependudukan yang hilang atau rusak akibat banjir.

“Hari ini saya bersama teman-teman Dinas Dukcapil DKI memberikan penggantian dokumen kependudukan hasil pendataan tanggal 2 dan tanggal 3 (Januari),” kata Zudan.

Dokumen kependudukan tersebut, yakni KTP-el, Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, hingga Akta Kematian yang diberikan secara gratis untuk mengganti dokumen kependudukan yang hilang atau rusak akibat banjir.

“Hari ini kita bagi Kartu Keluarga, kemudian Akta Kematian, KTP-el, dan Akta Kelahiran yang hilang atau rusak kemarin, nah semuanya dibagikan tanpa dipungut biaya,” tambahnya.

Ia juga menambahkan, penggantian dokumen kependudukan tersebut diberikan tanpa prosedur yang menyulitkan masyarakat, termasuk tanpa surat pengantar RT/RW.

“Kepada masyarakat diberikan kemudahan prosedurnya, tidak perlu membawa pengantar RT/RW, tidak perlu pengantar kepolisian, dokumen yang hilang dan rusak langsung kami ganti, bisa perorangan maupun kolektif melalui RT/RW masing-masing,” ujarnya.

Selain ke Kelurahan Pejagalan, Jakarta Utara, Dirjen Dukcapil dan jajarannya melanjutkan kunjungan ke Kantor Kelurahan Gaga, Kota Tangerang.

Dijadwalkan, Dirjen Dukcapil juga akan melanjutkan kunjungan ke Kabupaten Tangerang dan Kota Bekasi untuk menjemput bola ke beberapa lokasi terdampak banjir lainnya.

Program Dukcapil PEDULI (Penggantian Dokumen Hilang), merupakan upaya Dukcapil untuk membantu warga dalam mendapatkan dokumen Adminduk yang hilang/rusak dikarenakan bencana banjir, berupa dokumen KK, KTP, KIA, Akta Lahir, dan akta-akta lainnya.

Adapun program Dukcapil PEDULI dilakukan melalui prosedur Warga melapor ke kelurahan, kelurahan melaporkan melalui web yang disediakan, Dukcapil memproses dokumen berdasarkan data base yang tersedia, dan Dukcapil menyalurkan ke kelurahan terdampak bencana banjir.

Pelayanan Keliling di daerah terdampak bencana banjirpun dapat dilaksanakan berdasarkan permintaan kelurahan/kecamatan.

Dokumen Adminduk yang dicetak ulang karena bencana banjir berdasarkan permohonan warga melalui kelurahan dari tanggal 2-3 Januari 2020 sebanyak 9 KK, 8 KTP, 5 KIA, dan 6 Akta Lahir. Sedangkan untuk Kartu Keluarga yang dicetak karena banjir di Kelurahan Gaga sebanyak 102 lembar. (dgr/jpp)

LEAVE A REPLY