Wapres Ma’ruf: “Momentum Tahun Baru 1442 Hijriah, Lebih Semangat Lawan COVID-19”

0
98
Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=STPovKHh_jA&t=212s / Asisten Deputi (Asdep) Komunikasi dan Informasi Publik (KIP) Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) Republik Inodnesia (RI).

NEWSCOM.ID, JAKARTA – Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI), Prof. Dr. (H.C.) Drs. KH. Ma’ruf Amin, mengajak umat Islam di seluruh Indonesia untuk memanfaatkan Momentum Tahun Baru Islam 1 Muharam 1442 Hijriah ini dengan lebih bersemangat dalam melawan pandemi Corona Virus Desease 2019 (COVID-19).

“Mari kita menjadikan tahun baru 1442 hijriah ini untuk kita berjuang melawan pandemi COVID-19 yang sedang menimpa bangsa Indonesia. Kita hadapi dengan ketegaran, dengan semangar, karena kita percaya bahwa inna ma’al usri yusron, fainna ma’al usri yusro, beserta kesulitan ada kemudahan, beserta kesulitan ada kemudahan,” tuturnya.

Seperti dikutip dari laman http://www.wapresri.go.id/, Wapres Prof. KH. Ma’ruf Amin menyatakan hal itu pada Jumat (21/8) siang, jelang pelaksanaan ibadah Shalat Jumat, saat memberikan taushiyah dalam menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1442 Hijriah di Masjid Agung Sunda Kelapa, Kota Administrasi Jakarta Pusat.

Dalam menghadapi pandemi COVID-19 ini, Wapres Prof. KH. Ma’ruf Amin pun mengajak umat Islam di Indonesia untuk tidak berputus asa dan bersikap lemah. “Sebaliknya, umat Islam harus kuat serta terus memohon pertolongan dan inayah Allah Subhanahu Wa Ta’ala (SWT), Tuhan Yang Maha Kuasa,” paparnya.

“Kita harus lebih memperbanyak upaya kita, harus menguatkan diri. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam (SAW) bersabda, al mu’minul khowiyyu khoirun minal mu’minin dhaif, orang mu’min yang kuat itu lebih dicintai oleh Allah dari mu’min yang lemah,” imbuh Ketua Umum Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Non-Aktif itu.

Menurutnya, umat Islam Indonesia harus meneladani perjuangan para pahlawan bangsa di masa lalu yang gigih dalam merebut kemerdekaan dengan penuh harap mendapat pertolongan Allah SWT.

“Akhirnya, para pahlawan bangsa dapat meraih kemerdekaan dengan kombinasi usaha keras dan do’a,” papar Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu.

Wapres Prof. KH. Ma’ruf Amin pun menjelaskan bahwa para pejuang bangsa yakin kemerdekaan Indonesia ialah atas berkat dan rahmat Allah SWT. Mereka juga selalu memohon inayah dari Allah SWT.

“Jadi seperti para pejuang kemerdekaan juga begitu. Mereka mengatakan kemerdekaan ini berkat (dan) rahmat Allah, karena mereka selalu memohon inayah Allah. Tapi juga mereka tidak lemah, melakukan penguatan-penguatan, sehingga mereka berjuang mengorbankan segala jiwa dan raganya,” ungkap Wapres Prof. KH. Ma’ruf Amin.

Karena itu, ucapnya, Allah SWT memberikan rahmat kepada kita sebagai bangsa. Demikian pula kita harus bersikap dalam menghadapi pandemi COVID-19. Kita tidak boleh hanya mengandalkan kekuatan sendiri, tetapi juga mengharapkan inayah Allah SWT.

“Sebaliknya, kita tidak boleh hanya mengandalkan inayah, pertolongan Allah SWT, tetapi harus juga membangun kekuatan, wa la ta’jiz, jangan menjadi orang-orang yang lemah” jelas Wapres Prof. KH. Ma’ruf Amin.

Di akhir taushiyah-nya, Wapres Prof. KH. Ma’ruf Amin pun berdo’a agar tahun baru 1442 Hijriah ini membwa keberkahan bagi umat Islam dan selurug bangsa Indonesia.

“Kita berharap tahun baru ini menjadi tahun yang membawa keberkatan kepada kita umat Islam, kepada kita bangsa Indonesia. Mari kita berjuang bersama-sama (untuk) lebih meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” pungkasnya.

Editor: Muhammad Ibrahim Hamdani

LEAVE A REPLY