Terkena PHK, Kini Milineal Asal Tasikmalaya Sukses Budidaya Ikan Nila Dengan Memanfaatkan Inovasi Teknologi

0
146

NEWSCOM.ID – Banyak orang yang menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) selama pandemi covid-19, tak terkecuali Rifqi Abdul Rouf milenial asal Singaparna, Tasikmalaya.

Dia menceritakan setelah itu kondisi ekonominya jadi tidak stabil, dan mulai mempelajari jenis usaha apa yang bisa ia geluti.

“Saya pilih budidaya ikan nila, karena saya melihat ini salah satu komoditas yang potensi pasarnya cukup besar,” terang Rifqi mengawali paparannya sebagai narasumber Inspirasi bisnis Intani seri ke 113.

Rifqi mengatakan memulai usahanya dengan modal 2 juta rupiah untuk sewa lahan.

“Modal nekat jalanin aja usahanya, namun saat itu mengalami beberapa kali kegagalan,” ujarnya sambil tertawa.

Tidak menyerah, ia terus belajar dari kegagalan sebelumnya hingga saat ini tetap konsisten budidaya ikan nila.

“Ikan nila itu lebih baik diberi pakan protein nabati, karena termasuk ikan air tawar jadi bagus untuk pertumbuhannya,” ujarnya.

Dia juga mengatakan jam terbaik pemberian pakan pada pukul 10 hingga 2 siang. “Saat itu panas matahari menghasilkan oksigen terlarut sehingga kondisi air sedang bagus dan ikan bisa mencerna pakan lebih maksimal”.

Untuk pemasaran dia mengatakan ke pasar lokal sekitar Tasikmalaya dan juga online.

“Saat ini saya memanfaatkan aplikasi eFishery, selain untuk pemasaran juga sangat bermanfaat untuk meningkatkan inovasi budidaya ikan,” terangnya.

Berjalan dua tahun ini ia menuturkan sudah ada 48 mitra petani yang membantunya untuk mengelola kolam. Permintaan pasar yang terus meningkat memotivasinya untuk ekspansi lebih luas pengelolaannya.

“Jangan mudah menyerah, terus belajar, terbuka pada inovasi teknologi serta bangun relasi seluas mungkin menjadi kunci agar usaha kita terus berkembang,” pesan Rifqi.

Selaras dengan hal itu, ketua umum Intani Guntur Subagja dalam pengantarnya juga mengatakan pentingnya dalam membangun relasi. “Sesuai dengan Intani sebagai connecting people yang menghubungan para stakeholder mulai dari petani hingga akses pasar,” ujarnya.

Guntur juga mengamini bahwa pemilihan komoditas ikan nila merupakan pilihan yang tepat selain potensi pasar yang besar juga menjadi salah satu alternatif masyarakat dalam memenuhi kebutuhan protein harian dengan harga terjangkau.

Seri lengkap webinar inspirasi bisnis Intani dapat ditonton kembali di channel youtube TANITV.*

LEAVE A REPLY