BMKG: Waspadai Cuaca Ekstrim di Yogyakarta

0
105
Sumber: https://www.bmkg.go.id/

NEWSCOM.ID, YOGYAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk waspada terhadap potensi kejadian cuaca ekstrim, yakni hujan lebat disertai kilat petir dan angin kencang atau pun hujan dengan durasi panjang. Hal ini dapat menyebabkan bencana longsor, banjir, dan banjir bandang.

Informasi ini dikonfirmasi oleh Kepala Stasiun Klimatologi Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta, Reni Kraningtyas, S.P., M.Si., dalam Siaran Pers pada Jumat (21/2).

Kondisi cuaca ekstrim ini dipicu oleh pertumbuhan awan-awan konvektif atau awan cumolonimbus secara intensif.

Sedangkan kejadian banjir bandang pada umumya dipicu oleh hujan dengan intensitas lebat atau juan berdurasi panjang yang terjadi di hulu sungai. Banjir bandang juga sering ditandai dengan telrihatnya awan hitam tebal ke arah hulu sungai, meskipun cuaca di daerah hilis sungai cerah atau tidak hujan.

BMKG pun telah memprediksi bahwa bulan Februari ini masih menjadi puncak musim hujan. Bahkan cuaca ekstrim masih akan terjadi hingga bulan Maret 2020. Itu sebabnya, masyarakat dan semua pihak diimbau untuk dapat menyesuaikan aktivitasnya dengan selalu mengawasi (monitoring) info cuaca dan Peringatan Dini BMKG.

Peringatan Dini BKG dapat dipantau melalui berbagai saluran yang tersedia, yakni: Call centre 0274-2880151/52; Follow Twitter: @Staklimjogja; Instagram: staklim_jogja; Telegram 08224009760 IklimYogya_bot; dan laman www.bmkg.go.id.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani

LEAVE A REPLY