Dunia Musik Indonesia Berduka, Musisi Glenn Fredly Meninggal Dunia

0
97
Sumber: LKBN Antara

NEWSCOM.ID, JAKARTA – Dunia musik Tanah kembali kehilangan salah satu musisi dan vokalis terbaiknya. Kabar duka itu datang dari musisi Glenn Fredly Deviano Latuihamallo yang meninggal dunia pada Rabu (8/4) petang, dalam usia 44 tahun, di sebuah rumah sakit di Jakarta Selatan.

Seperti dikutip dari Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, kabar duka ini dikonfirmasi oleh musisi Tompi, sahabat dekat sekaligus rekan sesama musisi dari mendiang Glenn Fredly, pada Rabu (8/4) petang, kepada para wartawan.

Pelantun lagu ‘Kasih Putih‘ itu dilaporkan meninggal pada pukul 18.00 Waktu Indonesia Barat (WIB) di Rumah Sakit Setia Mitra, Fatmawati, Jakarta Selatan.

“Meninggal tadi jam 6-an di rumah sakit Setia Mitra, Fatmawati,” tutur Tompi.

Mendiang Glenn Fredly, lanjutnya, meninggal dunia karena sakit radang selaput otak. Hingga saat ini, jezanah Glenn Fredly masih berada di rumah sakit dan belum diketahui akan disemayamkan di mana.

Glenn Fredly lahir di Jakarta pada 30 September 1975. Mendiang meninggalkan seorang istri, Mutia Ayu, dan seorang anak perempuan.

Keluarga mendiang Glenn Fredly pun mengungkapkan kondisi kesehatan penyanyi itu sebelum menghembuskan napas terakhir akibat penyakit meningitis, Rabu (8/4) petang.

Pihak keluarga juga berharap agar para pelayat tidak menghadiri pemakaman Glenn, melainkan cukup mengirim doa untuk mendiang.

Glenn Fredly meninggal dunia pada 8 April 2020 pukul 18.47 WIB, dalam usia 44 tahun di RS Setia Mitra, Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan.

Perwakilan keluarga Glenn Feedly, Mozes Latuihamalo, dalam keterangan resmi menyatakan bahwa Glenn sempat mengeluhkan penyakit ini beberapa waktu lalu. Namun ia masih sanggup beraktivitas seperti biasa.

“Satu bulan terakhir, Glenn mulai merasa tidak nyaman atas penyakit yang dideritanya sehingga memutuskan untuk menjalani rawat inap,” tutur Mozes.

Menurutnya, kondisi Glenn menurun dalam tiga hari terakhir, sejak Ahad (5/4). Namun Glenn masih bisa berinteraksi hingga akhirnya pergi untuk selamanya pada Rabu (8/4) petang ini. “Proses pemakaman akan dilakukan secara tertutup,” imbuhnya.

“Tanpa mengurangi rasa hormat, kami berharap agar para pelayat tidak hadir dalam prosesi pemakaman dikarenakan situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan saat ini. Doa rekan-rekan sekalian di mana pun berada sudah lebih dari cukup untuk menguatkan kami dalam rasa duka ini,” ungkap Mozes.

Sumber: LKBN Antara

Editor: Hamdani

LEAVE A REPLY