Pandemi COVID-19, Wapres Ma’ruf: “Tiga Strategi Mempertahankan Sektor Riil”

0
96
Sumber: LKBN Antara

NEWSCOM.ID, JAKARTA – Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI), Prof. Dr. (H.C.) Drs. KH. Ma’ruf Amin, menyatakan bahwa ekonomi sektor riil harus tetap bertahan di masa pandemi Corona Virus Desease 2019 (COVID-19). Hal ini penting agar tidak terjadi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap para pekerjanya.

“Apalagi ekonomi sektor riil paling banyak menyerap tenaga kerja di Indonesia sehingga harus tetap bertahan di masa pandemi COVID-19,” tutur Wapres KH. Ma’ruf Amin pada Rabu (22/4) di akun media sosial, seperti dikutip dari Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara.

Menurutnya, pemerintah perlu memberikan stimulus dan berbagai upaya untuk menjaga agar ekonomi sektor riil tetap berjalan di tengah pandemi COVID-19.

“Diperlukan stimulus dan berbagai upaya untuk menjaga (agar) sektor riil tetap bertahan di masa pandemi COVID-19 ini. Sektor inilah yang menyerap banyak tenaga kerja, agar supaya tetap bertahan dan tidak melakukan PHK,” papar Wapres KH. Ma’ruf Amin.

Pemerintah RI, lanjutnya, telah menyiapkan mitigasi untuk menjaga agar sektor-sektor ekonomi riil yang berhubungan langsung dengan masyarakat tetap hidup di tengah pandemi COVID-19. Terkait hal ini, terdapat tiga strategi yang telah disiapkan pemerintah.

“Pertama, perlu adanya penilaian dan penaksiran secara menyeluruh mengenai seluruh sektor riil yang terdampak,” ujarnya.

Strategi kedua, lanjut Wapres KH, Ma’ruf Amin, ialah pemerintah mengutamakan pemberian stimulus kepada para pelaku usaha mikro karena berpotensi menjadi penggerak ekonomi masyarakat.

“Kedua, fokus Pemerintah saat ini tidak hanya para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM), tetapi juga kepada pelaku usaha mikro,” paparnya.

Langkah ketiga, ucapnya, pemerintah akan memperhatikan sektor-sektor informal karena memberi lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

“Ketiga, hal yang berkaitan dengan sektor informal juga perlu diperhatikan, karena menampung banyak tenaga kerja,” ungkapnya.

Pemerintah, jelasnya, akan memberikan stimulus bagi para pelaku usaha di sektor riil secara terbuka dan terukur, dengan melakukan verivikasi dan evaluasi secara berkala.

“Skema pemberian stimulus harus memperhatikan cara yang terbuka dan terukur melalui verifikasi dan evaluasi berkala,” ucapnya.

Sumber: LKBN Antara

Editor: Hamdani

LEAVE A REPLY