Pandemi COVID-19, Pemkab Bantul Mendistribusikan 20.469 KKS Program Sembako

0
105
Sumber: LKBN Antara

NEWSCOM.ID, BANTUL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), telah mendistribusikan 20.469 Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) untuk program Sembilan Bahan Paokok (Sembako) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terdampak wabah virus corona jenis baru atau Corona Virus Desease 2019.

Seperti dikutip dari Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Bantul, Drs. H. Helmi Jamharis, M.M., mengonfirmasi hal itu pada Senin (27/4), usai memantau distribusi Kartu Sembako di Kecamata Bantul, Kabupaten Bantul.

“KKS ini diinisiasi dan diberikan oleh Kemensos (Kementerian Sosial) Republik Indonesia (RI) untuk program penanganan dampak Corona Virus Desease 2019 (COVID-19), di Bantul mendapat sebanyak 20.469 KKS,” tutur Sekda Kabupaten Bantul, Helmi Jamharis.

Menurutnya, di dalam masing-masing KKS itu, terdapat uang senilai Rp 200 ribu per bulan yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat atau puluhan ribu (KPM) penerima kartu untuk belanja kebutuhan pokok sampai dengan Desember 2020.

“Jadi ada sembilan bulan yang disubsidi oleh pemerintah, masing-masing sebesar Rp 200 ribu. Dengan 20.469 kartu sembako, diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat yang saat ini terdampak wabah COVID-19,” tutur Helmi Jamharis yang juga Ketua Pelaksana Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bantul itu.

Helmi Jamharis mengakui bahwa jumlah kartu sembako itu tentunya masih belum memadai. Namun Pemkab Bantul berharap agar pemberian bantuan sembako jangan sampai menimbulkan konflik di masyarakat. “Karena pemerintah juga akan memberikan program lain bagi warga di tengah pandemi COVID-19,” imbuhnya.

“Program itu meliputi bansos (bantuan sosial) tunai yang sebentar lagi akan dikucurkan oleh Kemensos RI. Dan mereka yang telah mendapatkan kartu sembako ini adalah yang terdaftar di dalam DTKS (Data Terpadu Keluarga Sejahtera) yang ada di Kemensos,” papar H. Helmi Jamharis.

Dengan demikian, lanjutnya, tugas Pemkab Bantul hanya tinggal mendistribusikan kartu sembako sesuai dengan nama dan alamat yang telah ditentukan oleh Kemensos RI.

“Distribusi kartu sembako dimulai pada Senin (27/4) hingga Kamis (30/4) bagi KPM di 17 kecamatan di Bantul. Berdasarkan hasil monitoring (pengawasan) terhadap proses distribusi kartu di kecamatan Bantul, alhamdulillah bisa berjalan dengan baik dan lancar,” jelas H. Helmi Jamharis.

Menurutnya, semua proses itu tetap berjalan dan menggunakan protokoler penanganan COVID-19, yakni berjarak, kemudian disediakan ‘hand sanitizer’ (cairan pembersih tangan), termo gun, dan cuci tangan,” katanya.

Sumber: LKBN Antara

Editor: Hamdani

LEAVE A REPLY