PSBB, Program KSBB Menyalurkan 1.995 Paket Sembako di Jaksel

0
100
Sumber: LKBN Antara

NEWSCOM.ID, JAKARTA – Program Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB) telah menyalurkan bantuan sosial (bansos) di Kota Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel). Bantuan itu berupa sembilan bahan pokok (sembako) sebanyak 1.995 paket dan telah disalurkan pada Senin (4/5) kepada masyarakat di 15 kelurahan.

Seperti dikutip dari Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, penerima paket sembako ialah masyarakat dengan ekonomi rentan yang terdampak pandemi Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) akibat virus Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) Corona Virus (CoV)-2.

Adapun paket bansos ini didistribusikan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Administrasi Jaksel. Sedangkan 1.995 paket sembako itu bersumber dari donasi operator air bersih PT. Perusahaan Air Minum (PAM) Lyonnaise Jaya (Palyja).

“Program KSBB digagas oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta di bulan Ramadhan. Tujuannya untuk membantu mengatasi dampak sosial akibat pandemi COVID-19 secara bersama-sama,” tutur Wali Kota Jaksel, Marullah Matali, Lc., M.Ag., pada Senin, usai melepas secara resmi pendistribusian paket bansos sembako itu.

Program KSBB ini, lanjutnya, ada yang memiliki perjanjian kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dengan beberapa perusahaan tertentu.

Menurutnya, PMI menjadi salah satu lembaga kemanusiaan yang ditunjuk menjadi pengumpul dan penyalur bantuan Program KSBB di DKI Jakarta.

Selain PMI, lanjutnya, juga ada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi DKI Jakarta, Yayasan Rumah Zakat, Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Human Initiative yang ditunjuk sebagai agrigator Program KSBB di Jakarta.

“Bantuan dari program KSBB bagi masyarakat Jaksel sangat bermakna. Dampak wabah COVID-19 dengan diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat masyarakat kesulitan secara ekonomi,” jelasnya.

Wali Kota Marullah pun menyatakan bahwa ada masyarakat yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang namun tidak bisa lagi berdagang. Begitu juga dengan yang bekerja di kantoran. “Mereka tidak lagi bisa ke kantor karena harus berada di rumah guna mencegah penularan,” paparnya.

“Yang dirasakan masyarakat kesulitan mendapatkan bahan pokok. Hari ini perhatian yang dikolaborasikan oleh PMI, mudahan-mudahan yang telah menyumbangkan itu diberikan keberkahan oleh Allah,” ujarnya.

Bantuan program KSBB itu, ungkapnya, telah didistribusikan ke 15 kelurahan oleh PMI Jakarta Selatan, masing-masing kelurahan sebanyak 133 paket sembako.

PMI

Dalam sambutannya, Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta, H. Muhammad Muas, S.H., menyatakan bahwa penyaluran paket bansos itu merupakan bagian dari operasi kemanusiaan yang dijalankan PMI. “Tujuannya untuk membantu pemerintah dalam mengatasi pandemi COVID-19,” tuturnya..

“Operasi kemanusiaan ini tidak akan berubah, tetap berjalan walau sampai pandemi COVID-19 dinyatakan berakhir oleh pemerintah,” ucap Muhammad Muas.

Adapun 15 kelurahan yang menjadi target penyaluran bansos program KSBB, ungkapnya, ialah Kelurahan Cilandak Barat, Cipete Selatan, Gandaria Selatan, Lebak Bulus, Cipete Utara, Gandaria Utara, Gunung, Kramat Pela, Petogogan, Rawa Barat, Cipulir, Grogol Selatan, Grogol Utara, Kebayoran Lama Selatan, dan Pulo.

Sementara Ketua PMI Kota Administrasi Jaksel, H. Dadang Dasuki, menambahkan bahwa PMI di Jaksel telah melibatkan Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) untuk mendata para warga yang berhak menerima paket bantuan program KSBB itu.

“Warga tersebut diprioritaskan yang belum pernah mendapatkan bansos dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) maupun pemerintah pusat. Kami tidak ingin tumpang tindih data peneriman bansos, karena di Jakarta Selatan cukup baik datanya. Apalagi merujuk dari RT dan RW,” jelasnya.

Menurutnya, sejak Rabu (29/4), Pemprov DKI Jakarta telah meluncurkan program KSBB dalam menangani pandemi COVID-19. Program ini merupakan panggilan terbuka untuk bersatu melawan COVID-19 di DKI Jakarta selama bulan Ramadhan.

“Caranya ialah dengan mempertemukan masyarakat yang ingin memberi dan masyarakat yang membutuhkan bantuan. Melalui program ini Gubernur DKI Jakarta, H. Anies Rasyid Baswedan, S.E., M.P.P., Ph.D., mengajak masyarakat dan swasta bergotong royong untuk mengatasi pandemi COVID-19,jelasnya.

Apalagi paket bansos itu, ucapnya, tidak hanya bersumber dari negara, namun juga bersumber dari pihak lainnya yang turun membantu melalui platform KSBB.

Sumber: LKBN Antara

Editor: Hamdani

LEAVE A REPLY