Pandemi COVID-19, BI Kalbar Menyalurkan Bansos kepada 1.370 santri

0
118
Sumber: LKBN Antara

NEWSCOM.ID, PONTIANAK – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) telah menyalurkan bantuan berupa vitamin dan alat pelindung diri (APD) seperti masker, sabun, dan disinfektan kepada 1.370 santri dan santriwati di Pontianak, Kalbar, pada Senin (4/5).

“Lebih dari 1.000 santri penerima bantuan tergabung dalam empat pondok pesantren (ponpes), yaitu Ponpes Mu’tashim Billah di Kota Pontianak, Ponpes Nurul Jadid, Ponpes Abdussalam dan Ponpes Hidayatul Muhsinin di Kabupaten Kubu Raya,” tutur Kepala Kantor Perwakilan BI Kalbar, Agus Chusaini, pada Senin (4/5) di Kota Pontianak.

Bantuan sosial (bansos) BI yang diberikan itu, lanjutnya, berupa masker, sabun cair, disinfektan dan vitamin, sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian BI terhadap masyarakat terdampak pandemi Corona Virus Desease 2019 (COVID-19).

“Harapan saya, bansos BI ini dapat mencegah penyebaran virus yang berbahaya tersebut. Bantuan ini juga bagian dari Gerakan BI Peduli COVID-19 dalam mendukung upaya pencegahan penyebaran virus berbahaya tersebut,” ujar Agus seperti dikutup dari Lembaga Kantor BErota NAsional (LKBN) Antara.

Sebelumnya pada Selasa (21/4), Kantor Perwakilan BI Kalbar juga telah menyerahkan 1.000 baju hazmat APD kepada Gubernur Kalbar, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Kalbar.

“Kami juga telah dan terus melakukan pelatihan daring bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kalbar agar tetap bisa bertahan dan bisa mengubah pola usahanya di tengah wabah COVID-19,” jelasnya.

Terkait pendapatan UMKM saat ini, jelasnya, terdapat penurunan pendapatan mencapai 80 persen sehingga hal itu menjadi perhatian Kantor Perwakilan BI Kalbar. Penurunan pendapatan terjadi karena daya beli masyarakat mulai turun.

“Daya beli turun karena terjadi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan pekerja dirumahkan. Oleh karena itu pelatihan daring kita maksimalkan,” ungkapya.

Kantor Perwakilan BI Kalbar pun mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif mengikuti seruan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar dalam memitigasi penyebaran pandemi COVID-19.

“Mitigasi itu dapat dilakukan melalui social distancing maupun physical distancing, bekerja atau belajar dari rumah (Working From Home), dan bertransaksi secara non-tunai,” papar Agus Chusaini.

Sumber: LKBN Antara

Editor: Hamdani

LEAVE A REPLY