CSPS SKSG UI Bahas Analisis Skenario Kasus Terburuk COVID-19

0
242
Sumber: CSPS SKSG UI

NEWSCOM.ID, JAKARTA – Center For Strategic Policy Studies (CSPS) – Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia (UI) telah menyelenggarakan Diskusi Online bertema Skenario Kasus Terburuk COVID-19 Jika Sampai Akhir Tahun pada Kamus (14/5), Pukul 10:00 – 12:00 Waktu Indonesia Barat (WIB).

Diskusi Daring ini diselenggarakan oleh CSPS SKSG UI bekerja sama dengan Center of Islamic and Global Studies (CIGS) dan Rumah Produksi Indonesia (RPI). Sedangkan narasumber dalam acara ini ialah Pengamat Intelijen, Marlon S.C. Kansil, S.P.I., M.Si., yang juga Ketua Bidang Analisa dan Kajian Kebijakan CSPS SKSG UI.

Adapun moderator Diskusi Daring ini ialah Sekretaris CSPS SKSG UI, Dr. (Cand.) Yanuardi Syukur, M.Si., yang juga Presiden RPI. Turut hadir dan memberikan sambutan Ketua CSPS SKSG UI, Guntur Sabagja Mahardika, M.Si., yang juga Asisten Staf Khusus Wakil Presiden Republik Indonesia (RI).

Dalam diskusi daring ini, narasumber berupaya menjelaskan tentang analisis stratejik mengenai kondisi-kondisi terburuk yang akan dihadapi pemerintah dan bangsa Indonesia jika pandemi Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) akibat Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) Corona Virus (CoV)-2 terus berlangsung hingga akhir tahun 2020.

Secara khusus, narasumber juga menjelaskan tentang analisis stratejik mengenai dampak pandemi COVID-19 bagi masyarakat Indonesia dalam bidang ketahanan pangan, logistik, gejolak sosial, ekonomi, keamanan, stabilitas politik, Civil Society, infrastruktur kesehatan, dan keterlibatan asing.

Menurut narasumber, dampak COVID-19 ini terjadi akibat belum ditemukannya vaksin anti-COVID-19, respon penanganan COVID-19 yang tidak efektif, kesadaran masyarakat yang kurang terhadap pandemi COVID-19, munculnya virus SARS-CoV-2 dengan strain baru, dan bermunculannya kasus-kasus baru wabah COVID-19 di Indonesia.

“Satu persoalan penting lainnya ialah pernyataan Presiden Republik Indonesia (RI), Ir. H. Joko Widodo, agar masyarakat bersiap untuk menghadapi kemungkinan terburuk pandemi COVID-19 akibat virus SARS-CoV-2 sampai pada akhir tahun 2020,” ujar Marlon S.C. Kansil dalam penjelasannya.

Selain itu, narasumber juga menjelaskan tentang dinamika permasalahan yang dialami oleh pemerintah dan masyarakat Indonesia akibat pandemi COVID-19. “Permasalah itu meliputi kemampuan negara untuk bertahan dari pandemi COVID-19, dan efetivitas pemerintahan selama masa pandemi COVID-19,” paparnya.

Termasuk, lanjutnya, analisis stratejik tentang kemandirian masyarakat untuk merespon dan menghadapi SARS-CoV-2, dan aneka dampak yang timbul selama masa pandemi COVID-19 di Indonesia,” jelasnya.

Berdasarkan pantauan NEWSCOM.ID, acara ini diawali dengan iringan lagu kebangsaan ‘Indonesia Raya’ melalui alat musik organ oleh Bendahara CSPS SKSG UI, Muhammad Ibrahim Hamdani, S.I.P., M.Si. Acara dihadiri oleh sekitar 50 peserta dari berbagai kalangan dan profesi di seluruh Indonesia.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani, S.I.P., M.Si.

Redaktur Website NEWSCOM.ID

Bendahara CSPS SKSG UI

 

LEAVE A REPLY