Video: Pandemi COVID-19, Wapres: ‘Jangan Mudik, Gunakan Teknologi Untuk Silaturahmi’

0
113

NEWSCOM.ID, JAKARTA – Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI), Prof. Dr. (H.C.) Drs. KH. Ma’ruf Amin, menegaskan agar umat Islam di Indonesia, khususnya di zona merah atau daerah yang sedang memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), tidak melakukan mudik ke kampung halaman.

Seperti dikutip dari laman https://www.youtube.com/watch?v=btxEBIjgWdA, Wapres KH. Ma’ruf Amin menyatakan hal itu pada Rabu (20/5), saat menyampaikan Tausiah Ramadan melalui video konferensi dari kediaman dinas Wapres RI, Jalan Diponegoro Nomor 2, Kota Administrasi Jakarta Pusat.

Menurutnya, tujuan aturan larangan mudik bagi warga ialah mencegah penularan pandemi Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) akibat virus Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) Corona Virus (CoV)-2 di kampung halaman. Khususnya dari Orang Tanpa gejala (OTG) yang tidak sadar dirinya sudah terinfeksi positif COVID-19.

Wapres KH. Ma’ruf Amin pun menjelaskan bahwa saat ini ada banyak sarana alternatif untuk menggantikan silaturahmi tatap muka, yakni melalui teknologi daring audio visual seperti video konferensi, media sosial, handphone, dan lain-lain.

“Tetapi pada saat ini, kita terhalang oleh suasana COVID-19 sehingga kita sulit untuk bisa bersilaturrahim langsung dengan orang tua, dengan saudara, atau yang terkenal dengan istilah mudik. Kita menjadi sulit untuk mudik. Karena apa? karena ada bahaya. Dalam agama, kita disuruh untuk menghindarkan bahaya,” tutur Wapres KH. Ma’ruf Amin.

Karena itu, lanjutnya, Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam (SAW) menyatakan La Dharara wala Dhirara, jangan menyakiti dirimu sendiri, membahayakan dirimu sendiri, dan jangan kamu membahayakan orang lain.

“Mudik berpotensi untuk terjadinya dharar dan dhirar. Bahaya, boleh jadi kita yang terkena, tertular dari orang lain. Dan kalau kita yang misalnya terpapar, bisa kita memberikan bahaya orang lain, menularkan kepada orang lain, pada orang tua kita, pada saudara kita, pada tetangga kita. Itu sebabnya mudik wajib dihindari,” jelasnya.

Mudik, paparnya, berpotensi dan diyakini akan memberikan bahaya kepada diri sendiri atau orang lain. Apalagi pemerintah juga melarang mudik. Jadi ini untuk kepentingan maslahat. “Karena pemerintah itu dalam segala langkahnya adalah semata-mata untuk kemaslahatan warganya, masyarakatnya, umatnya,” imbuh Wapres KH. Ma’ruf Amin.

“Tapi syukur alhamdulillah, kita sekarang, walaupun kita tidak bisa bertatap muka, kita bersilaturahim melalui media secara virtual. Kita bisa melalui WA (WhatsApp), melalui telepon, bahkan melalui teleconference,” ucapnya.

Sekarang ini, ungkapnya, kita bisa melakukan tanpa harus bertemu, dan ini juga bantuan teknologi, alhamdulillah, sehingga silaturahimnya tidak hilang karena ada media yang bisa menghubungkan kita dengan orang tua, dengan tetangga, dengan saudara-saudara kita,” tegas Wapres.

Berikut ini adalah video ‘Taushiyah Ramadhan’ dari Wapres KH. Ma’ruf Amin, seperti dikutip dari laman https://www.youtube.com/watch?v=btxEBIjgWdA / Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) RI. Selamat menyaksikan. Semoga bermanfaat.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani

LEAVE A REPLY