Video: Pandemi COVID-19, Wapres Ma’ruf Anjurkan Umat Banyak Bersedekah

0
129

NEWSCOM.ID, JAKARTA – Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI), Prof. Dr. (H.C.) Drs. KH. Ma’ruf Amin, mengajak segenap umat Islam di Indonesia, khususnya yang mampu secara ekonomi, untuk melipatgandakan infaq dan sedekah di bulan Ramadhan 1441 Hijriah ini, saat menghadapi pandemi Corona Virus Desease 2019 (COVID-19).

Seperti dikutip dari laman https://www.youtube.com/watch?v=I0LqfG69t6s / Sekretariat Wapres RI, KH. Ma’ruf Amin menyampaikan Taushiyah Ramadhan ini pada Senin (18/5), melalui video konferensi dari kediaman dinas Wapres RI, Jalan Diponegoro Nomor 2, Kota Administrasi Jakarta Pusat.

“Salah satu anjuran yang untuk kita lakukan di bulan Ramadhan ini adalah harus banyak bersedekah. Karena pahala bersedekah di Bulan Ramadhan itu sangat besar sekali, berlipat ganda,” tutur Wapres KH. Ma’ruf Amin.

Apalagi di bulan Ramadhan ini, akibat pandemi COVID-19 atau musibah corona yang kita alami, tidak hanya mengakibatkan terganggungnya kesehatan, tetapi juga berdampak pada masalah sosial dan ekonomi.

Angka kemiskinan, lanjutnya, menjadi berlipat, bertambah. Karena itu, tuntutan untuk kita memberikan makan orang miskin menjadi lebih penting lagi.

“Rasulullah bersabda bahwa siapa yang punya kelebihan bekal, hendaknya ia bersedekah dengan kelebihan bekalnya itu. Sedekah yang paling besar pahalanya ketika itu dibutuhkan oleh orang lain,” paparnya.

Wapres KH. Ma’ruf Amin pun mengajak segenap umat Muslim di Indonesia untuk menjadikan bulan Ramadhan yang mubarakĀ ini sebagai momentum untuk melakukan penguatan solidaritas sosial, menguatkan ukhuwwah Islamiyah.

“Dalam arti yang lebih dalam lagi, dengan membantu keidupan mereka, menghilangkan kemiskinan mereka. Mudah-mudahan Allah memberkati kita semua,” jelasnya.

Berikut ini adalah video Taushiyah Ramadhan oleh Wapres KH. Ma’ruf Amin, seperti dikutip dari laman https://www.youtube.com/watch?v=I0LqfG69t6s/ Setwapres RI. Selamat menyaksikan. Semoga bermanfaat.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani

LEAVE A REPLY