Sekretariat Presiden: ‘HUT Ke-75 Kemerdekaan RI Berlangsung Minimalis, Hanya Tiga Paskibra’

0
106
Sumber: Sumber: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden RI

NEWSCOM.ID, JAKARTA – Sekretariat Presiden Republik Indonesia (RI) bekerja sama dengan Komando Garnisun Tetap I/ Jakarta telah melaksanakan latihan pengibaran bendera untuk upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, pada Ahad (12/7).

Dalam rilisnya kepada NEWSCOM.ID, Ahad (12/7), Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden RI, Bey Triadi Machmudin, S.E., M.T., menyatakan bahwa Latihan Pengibaran Bendera ini digelar dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dalam rangka pencegahan pandemi Corona Virus Desease 2019 (COVID-19).

“Pagi ini kami, Sekretariat Presiden dengan Kogartap I/ Jakarta, mengadakan latihan penaikan bendera untuk Peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI, di mana pengibar benderanya sangat minimal, yaitu hanya 3 orang, baik penaikan maupun penurunan bendera,” tutur Bey Triadi Machmudin, S.E, M.T., pada Ahad (12/7).

Latihan ini, lanjutnya, akan menjadi pedoman bagi daerah yang akan memperingati upacara kemerdekaan. Latihan ini digelar secara minimalis, dengan menampilkan tiga petugas penaikan bendera. “Mereka terdiri atas dua laki-laki dan satu perempuan,” imbuh Bey Triadi Machmudin.

“Jadi nanti akan seperti ini, dimana protokol kesehatan diutamakan dengan menggunakan masker dan juga sarung tangan karena kita harus tetap mengutamakan kesehatan,” jelas Bey Triadi Machmudin dalam rilis yang disiarkan oleh Biro Pers, Media dan Informasi Sekretaris Presiden RI.

Pernyataan senada diungkapkan oleh Kepala Sekretariat Presiden RI, Heru Budi Hartono, S.E., M.M., pada Senin (6/7), dalam keterangan persnya, bahwa Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) RI tidak melakukan proses seleksi untuk memilih Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Tahun 2020 karena pandemi COVID-19.

“Itu (petugas) akan kami ambil dari Paskibra 2019 yang pada saat itu tidak naik. Artinya yang inti kan sudah sudah muncul. Ini ada cadangan. Cadangan 2019 kami ambil untuk kegiatan Paskibraka di 2020,” paparnya.

Sehingga kami, ucapnya, tidak merekrut anggota Paskibra pada tahun 2020 melalui Kemenpora RI, karena kita menyayangi kesehatan dan nyawa masyarakat. “Kami juga mengutamakan protokol kesehatan yang harus kita junjung tinggi,” ungkap Heru BUdi Hartono pada Senin (6/7).

Dalam proses pelaksanaannya nanti, jelas Bey Triadi Machmudin, kami menyiapkan petugas pengibar bendera sebanyak 8 orang, yang terdiri dari dua kelompok dan dua orang cadangan.

“Kelompok pertama untuk penaikan bendera yang terdiri dari 3 orang, yakni 2 orang laki-laki dan 1 perempuan. Lalu untuk kelompok kedua yang bertugas dalam penurunan bendera di sore hari, juga terdiri dari 3 orang, yakni 2 orang laki-laki dan 1 perempuan,” kata Bey Triadi Machmudin.

Sedangkan untuk cadangan, ucapnya, masing-masing terdiri dari seorang petugas laki-laki dan seorang petugas perempuan.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani

LEAVE A REPLY