InMind Institute-CSPS SKSG UI-RPI Bertekad Mewujudkan Indonesia Yang Moderat-Produktif-Mandiri-Sejahtera

0
217
Sumber: Yanuardi Syukur, S.Sos., M.Si.

NEWSCOM.ID, DEPOK – Institut Inisiatif Moderasi Indonesia (InMind Institute), bersama dengan Center for Strategic Policy Studies (CSPS) – Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia (UI), serta Rumah Produktif Indonesia (RPI) bertekad untuk mewujudkan Indonesia yang moderat, produktif, mandiri dan sejahtera.

Tekad bersama ini lahir dari hasil diskusi antara Direktur Eksekutif InMind Institute, Drs. Yon Machmudi, Ph.D., dengan Presiden Rumah Produktif Indonesia (RPI), Yanuardi Syukur, S.Sos., M.Si., dan Bendahara CSPS – SKSG UI, Muhammad Ibrahim Hamdani, S.I.P., M.Si., pada Rabu (22/7) di Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat.

Dalam diskusi yang berlangsung selama sekitar 90 menit ini, sejak Pukul 16:30 hingga Pukul 18:00 Waktu Indonesia Barat (WIB), ketiganya saling bertukar pikiran dan informasi mengenai karakteristik dari ketiga organisasi serta beragam isu sosial, politik, agama, ekonomi, dan kesehatan yang kini terjadi di Indonesia.

Sumber: Drs. Yon Machmudi, Ph.D.

Menurut Yon Machmudi, Ph.D., yang juga Ketua Program Studi Kajian Timur Tengah dan Islam (KTTI) SKSG UI itu, bangsa Indonesia yang terdiri dari beraneka ragam suku, ras, etnis, bahasa, agama dan budaya ini harus mengembangkan pemahaman moderat dalam kehidupan bersama berdasarkan Pancasila.

“Dengan bersikap moderat, kita telah menjaga Indonesia tetap pada jalur konsensus bersama, yakni Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Moderasi berarti membuka dialog dan bersikap terbuka, namun tetap memiliki prinsip kepada kebenaran yang hakiki,” tutur Yon Machmudi pada Rabu (22/7) sore di Depok.

Komitmen untuk memegang teguh terhadap kebenaran ini, lanjutnya, ditunjukkan dengan dialog dan sikap yang bersahabat sehingga tidak menghasilkan kekakuan terhadap kalangan atau kelompok lain yang berbeda.

Sedangkan Yanuardi Syukur, M.Si., yang juga Sekretaris CSPS SKSG UI, menyatakan bahwa sikap produktif merupakan ikhtiar untuk membangkitkan potensi unggul anak bangsa dalam minat, bakat, dan keahliannya masing-masing.

“Kita harus terus berjuang untuk membangkitkan potensi unggul anak bangsa demi Indonesia Jaya. Mari kita berjuang untuk menjadi manusia paling produktif di ranah kita masing-masing. Ikhtiar ini penting untuk menjaga, merawat dan mengembangkan Pancasila demi kepentingan kita bersama,” papar Yanuardi Syukur.

Menurutnya, produktifitas dari suatu organisasi dapat muncul dengan cara belajar bersama (learning together), saling berbagi dan bersikap gembira (sharing and be happy), serta berbagi cerita (tell stories) antar sesama pengurus dan dengan organisasi lainnya.

Sementara Muhammad Ibrahim Hamdani, yang juga Direktur Hubungan Kemasyarakatan (Humas) dan Media InMind Institute, menyatakan bahwa pemerintah harus memiliki kebijakan stratejik yang berwawasan nasional dan berorientasi kepada upaya mewujudkan kemandirian bangsa sehingga masyarakat dapat hidup sejahtera.

“Pemerintah harus terus berikhtiar untuk menerapkan kebijakan stratejik yang berwawasan nasional dan berorientasi kepada kemandirian bangsa. Ikhtiar ini penting untuk mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia. Salah satu wujudnya ialah ketahanan pangan nasional,” ucapnya.

Menurutnya, sangat penting bagi bangsa Indonesia untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional sehingga penyakit gizi buruk akut atau stunting¬†dapat diminimalkan di masa depan. “Masa depan bangsa pun dapat lebih terjamin dengan tumbuh kembangnya generasi muda Indonesia secara baik dan berkualitas,” imbuhnya.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani, S.I.P., M.Si.

Redaktur Website NEWSCOM.ID

Direktur Humas dan Media InMind Institute / Bendahara CSPS РSKSG UI.

LEAVE A REPLY