Wapres Ma’ruf: “al-ishlah ila ma huwal ashlah tsummal ashlah fal ashlah”

0
341
https://www.youtube.com/watch?v=js6GZIzNT5s / Asisten Deputi (Asdep) Komunikasi dan Informasi Publik (KIP) Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) Republik Indonesia (RI).

NEWSCOM.ID, JAKARTA – Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI), Prof. Dr. (H.C.) Drs. KH. Ma’ruf Amin, mengajak bangsa Indonesia untuk terus-menerus melakukan perubahan dengan cara transformasi dan inovasi ke arah yang lebih baik dalam berbagai bidang kehidupan.

“Atas dasar paradigma tersebut, semestinya kita tidak berhenti setelah melakukan transformasi, tapi kita harus terus menerus melakukan inovasi supaya kita tidak hanya menjadi konsumen dari kemajuan bangsa lain,” tutur Wapres KH. Ma’ruf Amin pada Selasa (21/7), seperti dikutip dari laman http://www.wapresri.go.id/.

Tepatnya saat Wapres Prof. KH. Ma’ruf Amin menjadi narasumber utama (keynote speaker) melalui Video Konferensi, sekaligus membuka acara Dies Natalis VII Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA). Acara ini mengangkat tema Berlari Menuju Universitas Terkemuka dan Unggul.

Prof. KH. Ma’ruf Amin menjadi narasumber dari Kediaman Resmi Wapres RI di Jalan Diponegoro Nomor 2, Kota Administrasi Jakarta Pusat, Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta, melalui Video Konferensi.

Menurutnya, paradigma tersebut ialah al-ishlah ila ma huwal ashlah tsummal ashlah fal ashlah. Artinya melakukan perbaikan ke arah yang lebih baik secara berkelanjutan.

“Sejatinya, NU adalah merupakan gerakan ulama untuk melakukan perbaikan dan perubahan bagi umat (harakatul ulama fii islahil ummah). Karena itu, saya menambahkan satu paradigma lagi, yaitu al-Islah ma huwal aslah tsummal aslah fal aslah,” jelas Wapres Prof. KH. Ma’ruf Amin.

Wapres Prof. KH. Ma’ruf Amin pun mengajak bangsa Indonesia untuk terus melakukan berbagai inovasi. “Hal ini sesuai dengan platform NU yang diyatakan sebagai organisasi perubahan,” imbuhnya.

Editor: Muhammad Ibrahim Hamdani

LEAVE A REPLY