Wapres Ma’ruf: “Pemerintah Berkomitmen Mewujudkan Indonesia Sebagai Pusat Keuangan Syariah Global”

0
87
Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=J3TyBkXo114&t=1509s / Media Indonesia

NEWSCOM.ID, JAKARTA – Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI), Prof. Dr. (H.C.) Drs. KH. Ma’ruf Amin, berharap agar Indonesia dapat menjadi pusat keuangan syariah pada tingkat global di masa depan.

“Untuk mewujudkan hal itu, pemerintah akan melakukan langkah-langkah penguatan perbankan syariah, yang juga Badan Usaha Milik Negara (BUMN), agar menjadi bank syariah yang besar,” tutur Wapres Prof. KH. Ma’ruf Amin.

Wapres RI, Prof. KH. Ma’ruf Amin, menyatakan hal itu pada Kamis (6/8), saat menjadi narasumber utama (keynote speaker) dalam Dialog Spresial Indonesia Bicara secara daring, dengan tema Optimalisasi Kontribusi Ekonomi dan Perbankan Syariah di Era New Normal.

Seperti dikutip dari laman http://www.wapresri.go.id/, Wapres Prof. KH. Ma’ruf Amin menyatakan hal itu secara daring, dari Kediaman Resmi Wapres di Jalan Diponegoro Nomor 2, Kota Administrai Jakarta Pusat (Jakpus), Provinsi daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta.

“Sekarang memang dirancang bagaimana menggabungkan perbankan syariah yang BUMN untuk menjadi bank besar, supaya lebih bisa mengembangkan sayapnya, melayani proyek-proyek besar, atau kegiatan ekonomi yang lebih besar,” ujarnya.

Selain itu, ungkapnya, pemerintah berkomitmen untuk memperkuat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. “Buktinya, pemerintah telah membentuk Komite Nasional Ekonomi dan Kauangan Syariah (KNEKS) melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 28 Tahun 2020,” paparnya.

“Komitmen pemerintah untuk mengembangkan ekonomi syariah ini, yang kita sedang perkuat itu kelembagaannya. Kenapa? karena kita tidak hanya berkutat pada masalah keuangan saja tapi masalah ekonomi,” ungkap Wapres Prof. KH. Ma’ruf Amin.

Wapres Prof. KH. Ma’ruf Amin yang juga Ketua Umum Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat itu pun mengingatkan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan terkait ekonomi syariah. “Terutama dalam hal permodalan, tenaga pengelola dan teknologi,” imbuhnya.

Seminar Daring ini diselenggarakan oleh Media Indonesia dan didukung oleh sejumlah lembaga pemerintah dan swasta nasional seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Syariah Mandiri (BSM), Bank Nasional Indonesia (BNI) Syariah, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah, Bank Tabungan Negara (BTN) Syariah, dan Pegadaian Syariah.

Seminar daring ini juga didukung oleh PT. Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah dan dipimpin oleh Direktur Pemberitaan Media Indonesia, Usman Kansong, S.Soc., M.Si., selaku moderator. Acara ini berlangsung sekitar 45 menit.

Editor: Muhammad Ibrahim Hamdani

LEAVE A REPLY