Dies Natalis 7 Tahun SKSG-UI: “Jangan Letih Mempelajari Indonesia”

0
567
Dubes Federasi RUsia untuk Republik Indonesia (RI), Yang Mulia (YM) Lyudmila Georgievna Vorobieva, hadir dalam 'Dies Natalis 7 Tahun SKSG UI' pada Jumat (7/7) malam di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat. Sumber: Dokumentasi SKSG UI atau https://www.antaranews.com/

NEWSCOM.ID, JAKARTA – Direktur Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia (UI), Athor Soebroto, , S.E., M.M., M.Si., Ph.D., mengajak segenap akademisi, peneliti, dosen dan mahasiswa di lingkungan SKSG UI untuk jangan pernah letih untuk mempelajari Indonesia dan memperkenalkan Indonesia kepada dunia.

“Marilah kita memperkenalkan Indonesia kepada dunia. Tujuannya ialah membangun jembatan cross culture (silang budaya) global. Jadi, jangan pernah letih mempelajari Indonesia. Para peneliti, dosen dan akademisi SKSG UI pun dapat mempelajari dinamika modernisasi di Indonesia,” jelas Athor Soebroto, Ph.D., pada Jumat (7/7).

Tepatnya saat Direktur SKSG UI ini memberikan kata sambutan dan membuka acara Dies Natalis 7 Tahun SKSG UI di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat.

Lebih lanjut, Direktur SKSG UI ini pun mengajak segenap akademisi, peneliti, dan dosen SKSG UI untuk memperkenalkan tradisi dan budaya bangsa Indonesia kepada dunia. ”

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Center for Strategic Policy Studies (CSPS) SKSG UI, Guntur Subagja Mahardika, S.Sos., M.Si., Wakil Ketua CSPS SKSG UI, Dr. Nyoman Astawa, M.Si., M.Phil., dan Sekretaris CSPS SKSG UI, Assist. Prof. Yanuardi Syukur, S.Sos., M.Si., serta Peneliti CSPS SKSG UI, Marlon Semuel Constantin Kansil, S.P.I., M.Si.

Hadir pula Kepala Center for Strategic and Global Studies (CSGS) SKSG UI, Dr. Shobichatul Aminah, S.S., M.Si., dan Kepala UI Halal Center, Prof. Dr. Muhammad Luthfi Zuhdi, M.A., dalam acara ini.

Hadir juga Duta Besar (Dubes) Federasi Rusia untuk Republik Indonesia (RI), Yang Mulia (YM) Lyudmila Georgievna Vorobieva, dalam acara ini. Bahkan beliau memberikan testimoninya dalam acara ini. “Tujuh merupakan angka keberuntungan dalam budaya Rusia,” imbuhnya.

“Pada 2025, SKSG UI bisa saja menyelenggarakan konferensi internasional di Rusia. Apalagi saat ini Indonesia merupakan mitra utama (key partner) Rusia. Bahkan lagu ‘Rayuan Pulau Kelapa’ cukup terkenal dan sudah diterjemahkan ke bahasa Rusia,” ungkap Dubes Federasi Rusia untuk RI, Lyudmila Vorobieva, pada jumat (7/7) malam.

Lebih lanjut, Dubes Lyudmilla Vorobieva pun mengapresiasi tradisi persahabatan antara Indonesia dengan Rusia yang telah berlangsung sejak lama, termasuk dalam bidang pendidikan. “Bahkan Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo, telah berkunjung ke Rusia pada 2022,” ucapnya saat memberikan testimoni.

Selain itu, hadir pula Kepala Program Doktoral (S3) Kajian Stratejik dan Global UI, Dr. H. Ahmad Hanief Saha Ghafur, M.Si., dalam acara ini.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani, S.I.P., M.Si.

Peneliti CSPS SKSG UI

 

LEAVE A REPLY