Peresmian Kantor Sekretariat, Inilah Tiga Peran Strategis IPI

0
547
Sumber: IPI / Dr. Nyoman Astawa, M.SI., M.Phil.

NEWSCOM.ID, JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Insan Pariwisata Indonesia (IPI) telah meresmikan Kantor Sekretariat DPP IPI pada Rabu (9/8) pagi di Jakarta. Acara ini mengusung slogan “Bersama IPI Kita Berjaya, IPI Yes…Yes…Go !!!”

Dalam acara ini, turut hadir dan memberikan kata sambutan Pembina DPP IPI, Guntur Subagja Mahardika, S.Sos., M.Si., yang juga Ketua Umum DPP Perkumpulan Insan Tani dan Nelayan Indonesia (INTANI), Guntur Subagja Mahardika, S.Sos., M.Si.

“Sebagai organisasi profesi, IPI memiliki sejumlah peran strategis, atara lain: peran aktif IPI dalam dunia pariwisata, baik di level nasional maupun internasional; lalu peran IPI dalam mengkritisi dan mempengaruhi kebijakan pariwisata di Indonesia; serta peran IPI seagai penggerak ekonomi kerakyatan,” jelasnya pada Rabu (8/8).

Lebih lanjut, Guntur Subagja yang juga Ketua Center for Strategic Policy Studies (CSPS) Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia (UI) itu pun menilai bahwa organisasi IPI berpotensi besar sebagai integrator antara aplikasi pariwisata dengan desa wisata, insan pariwisata dan destinasi pariwisata baru  di Indonesia.

“IPI berpotensi besar sebagai integrator berbagai hal terkait sumber daya pariwisata di Indonesia seperti desa wisata, insan pariwisata, aplikasi pariwisata oleh para pemangku kepentingan, serta mewujudkan destinasi wisata baru dari tempat yang belum dikelola menjadi objek wisata,” papar Guntur Subagja.

Selain itu, Sekretaris Lembaga Wakaf (LW) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat itu pun mengungkapkan program Pengembangan Desa Wisata Halal yang saat ini sedang dikembangkan oleh MUI bekerja sama dengan Bank Indoensia (BI) serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia (RI).

“Alhamdulillah, saat ini Lembaga Wakaf MUI Pusat bekerja sama dengan BI dan Kemenparekraf RI sedang menyiapkan Program Pengembangan Destinasi Wisata Halal Buya Haji Abdul Malik Karim Amrullah (HAMKA),” ungkapnya.

Karena itu, lanjutnya, kami mengundang rekan-rekan IPI untuk mengintegrasikan program ini dengan pengembangan Desa Wisata Halal sehingga dapat terintegrasi dengan destinasi wisata di Kota Bukit Tinggi dan sekitarnya.

Menurutnya, fenomena bonus demografi di Indonesia merupakan momentum yang menjanjikan dan istimewa bagi insan pariwisata domestik untuk menyajikan wisata halal. “Kita harus memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, jangan disia-siakan, bonus demografi tidak dialami oleh setiap negara,” ucapnya.

“Terkait momentum Pemilu (Pemilihan Umum) 2024 nanti, organisasi IPI juga dapat berperan sebagai kelompok profesi yang mendorong dan menyuarakan kebijakan publik dari sudut Pariwisata, termasuk kerja sama riset dengan CSPS SKSG UI,” kata Guntur Subagja dalam sambutannya.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani, S.I.P., M.Si.

Peneliti CSPS SKSG UI

LEAVE A REPLY