PMI: Waspada Virus Corona (COVID-19), Tetapi Jangan Panik

0
133
Sumber: PMI Pusat

NEWSCOM.ID, JAKARTA – Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat, Dr. (H.C.) Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla, mengeluarkan sejumlah imbauan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk tetap waspada dalam menghadapi virus corona atau COVID-19. Namun masyarakat tidak perlu panik dalam mengatasi virus corona.

Seperti dikutip dari laman https://nasional.kompas.com/, H. Jusuf Kalla menyatakan hal itu pada Senin (2/3) dalam video resmi yang dibuat oleh PMI Pusat.

“Apa yang kita khawatirkan telah terjadi, sudah dua orang yang positif kena virus corona di Indonesia ini, mungkin juga di tempat lain. Maka semua harus mempersiapkan hal-hal yang  terjelek, tetapi tidak perlu panik, harus berhati-hati,” tutur Jusuf Kalla pada Senin (2/3) dalam video yang dirilis resmi oleh PMI Pusat.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, tersenyum, kemungkinan teks bertuliskan 'Palang Merah Indonesia Jangan Panik. Tapi Waspada! Jika gejala sakit, seperti batuk, flu demam sesak napas, segera periksakan diri ke Fasilitas Kesehatan. Masker tidak wajib digunakan bagi orang sehat, namun mengimbau bagi masyarakaty yang sakit untuk untuk mengenakan masker. Gunakan masker di tempat transportasi umum atau di tempat yang ramai. "Misalnya saat berdesak- desakan dalam bus. Tetap menjaga hidup bersih, perilaku sehat dengan mencuci tangan pakai sabun dan perlu setelah beraktivitas. Jusuf Kalla Ketua Umum Palang Merah Indonesia waspada #coronaviru PMI'

PMI, lanjutnya, menganjurkan agar warga yang mengalami gejala flu, batuk, demam, dan sesak nafas untuk segera mendatangi rumah sakit atau fasilitas kesehatan masyarakat terdekat guna memeriksakan penyakitnya.

Menurutnya, hanya pihak rumah sakit yang mengetahui apakah gejala flu, batuk, demam, dan sesak nafas yang dialami itu merupakan tanda-tanda terkena corona atau tidak. “Tentu mereka yang mengalami gejala itu (virus corona) harus menggunakan masker,” papar H. Jusuf Kalla yang juga Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) ke 10 dan 12 itu.

“Termasuk orang-orang yang menjalani proses inkubasi selama 14 hari ke depan. Karena masa inkubasi selama 14 haru, jadi bisa saja tidak merasa sakit, tidak mengetahui sakit, tentulah maka harus berhati-hati,” jelasnya.

PMI pun, ucapnya, mempersilakan masyarakat yang merasa sehat untuk menggunakan masker. Karena penggunaan masker juga berfungsi sebagai bentuk menjaga diri atas penyebaran virus corona.

Selain itu, Jusuf Kalla juga mengimbau agar masyarakat dapat hidup bersih dengan cara rajin cuci tangan dengan menggunakan sabun. “Bukan hanya sekadar pakai sabun terus cuci tangan, tapi dengan cara yang baik,” ungkapnya.

H. Jusuf Kalla yang juga Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Dewan Masjid Indonesia (DMI) itu pun meminta agar setiap orang yang menggunakan transportasi umum untuk tetap mawas diri (waspada) dengan cara menggunakan masker. “Hendaknya warga mengonsumsi makanan bergizi sebagai upaya memperkuat diri,” imbuhnya.

“Ayo kita waspada mulai dari diri sendiri, jangan panik karena tidak semua orang kena, tetapi tetap hati-hati, hindari pertemuan dengan banyak orang di tempat ramai untuk memberikan rasa aman, ikuti aturan dari pemerintah,” jelasnya.

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2020/03/02/21475571/corona-di-indonesia-ketua-umum-pmi-kalla-minta-jangan-panik-dan-lakukan-hal?page=all

Editor: Muhammad Ibrahim Hamdani

LEAVE A REPLY