Antara Israel, Medan, dan Wafatnya Pasien Dalam Pengawasan COVID-19

0
165

NEWSCOM.ID, MEDAN – Apa hubungan antara Israel, Medan, dan Virus Corona (COVID-19)? Hubungan ketiganya dialami oleh Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19 yang meninggal dunia saat menjalani isolasi di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Adam Malik. PDP dengan COVID-19 itu ternyata memiliki riwayat perjalanan ke Israel.

Koordinator Penanganan COVID-19 RSUP Adam Malik di Kota Medan, dr. Ade Rahmaini, M.Ked (Paru), Sp.P., menyatakan hal itu di Medan, pada Selasa (17/3) malam, saat dikonfirmasi oleh Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara.

“Iya benar (dari Israel),” ujarnya.

Saat ditanya lebih lanjut, apakah penyebab PDP yang meninggal itu karena positif COVID-19, dr Ade mengaku belum bisa menjelaskan lebih detail. “Selebihnya besok ya”.
Dari pantauan di lokasi, terdapat satu unit mobil ambulance yang tiba sekitar pukul 23.30 Waktu Indoensia Barat (WIB). Terlihat pula dua petugas medis berseragam Alat Pelindung Diri (APD), yakni dua petugas wanita yang wajahnya tertutup masker. Keduanya memasuki ruang isolasi RSUP Adam Malik.

Sebelumnya RSUP Adam Malik Medan sedang merawat delapan PDP COVID-19, setelah sebelumnya bertambah lima pasien. Fasilitas khusus isolasi infeksi virus corona tipe baru di rumah sakit itu pun penuh setelah ada penambahan PDP Severe Accute Respiratory Sydrome (SARS) Corona Virus-2 (CoV-2).

“Sekarang sudah penuh. Kami punya delapan pasien,” ucap dr Ade.

Menurutnya, dari 11 ruangan yang ada, masih tersisa tiga ruangan yang digunakan untuk perawatan khusus, misalnya ventilasi mekanik maupun Intensive Care Unit (ICU) ventilator.

Jumlah pasien yang diisolasi dengan dugaan terpapar virus Corona atau COVID-19 di RSUP Adam Malik pun terus bertambah menjadi 10 orang hingga Rabu (18/3).

“Total PDP yang dirawat 10 orang,” ujar Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Hubungan Kemasyarakatan (Humas) RSUP Haji Adam Malik, Rosario Dorothy Simanjuntak.
Untuk PDP Corona yang sudah dipulangkan, lanjutnya, sudah berjumlah tiga orang. Sementara PDP Corona yang meninggal dunia berjumlah satu orang.
“Tiga PDP sudah pulang atau negatif,” paparnya.
Sumber: LKBN Antara
Editor: Hamdani

LEAVE A REPLY