Pemerintah: 5.932 Warga Positif COVID-19, 607 Sembuh, 520 Wafat

0
131
Sumber: LKBN Antara

NEWSCOM.ID, JAKARTA – Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) telah melaporkan bahwa jumlah pasien yang positif terinfeksi COVID-19 hingga Jumat (17/4) mencapai 5.932 kasus di seluruh Indonesia. Dari jumlah itu, sebanyak 607 pasien telah sembuh dan 520 pasien telah meninggal dunia.

Seperti dilansir dari Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, dr. Achmad Yurianto, mengonfirmasi hal itu pada Jumat (17/4), dalam Konferensi Pers di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta.

“Jumlah pasien COVID-19 yang sembuh terus bertambah, tercatat pada Jumat (17/4) sebanyak 59 pasien sembuh sehingga total menjadi 607 pasien yang sembuh. Kita bersyukur pasien yang sembuh terus bertambah dan ke depan kita yakin akan terus bertambah,” tutur dr. Achmad Yurianto.

Berdasarkan data yang dihimpun sejak Kamis (16/4) Pukul 12:00 Waktu Indonesia Barat (WIB), lanjutnya, tercatat ada penambahan kasus positif baru sebanyak 407 kasus. “Jadi hingga Jumat (17/4), tercatat pasien COVID-19  di seluruh Indonesia sebanyak 5.923 kasus,” imbuhnya.

“Selain itu, ucapnya, ada penambahan 24 pasien yang meninggal dunia sejak Kamis (16/4) pukul 12:00 WIB hingga Jumat (17/4). Jadi total pasien yang meninggal dunia sebanyak 520 orang,” ujar dr. Achmad Yurianto yang juga Direktur Jenderal (Dirjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI).

Sebagai perbandingan, ucapnya, berdasarkan data akumulatif hingga Kamis (16/4), Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 melaporkan sebanyak 5.516 kasus infeksi, dengan 548 kasus sembuh dan 496 kasus kematian.

Sedangkan data pada Jumat (17/4), Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta melaporkan terdapat 154 kasus baru sehingga totalnya ada 2.815 kasus positif dengan 204 pasien berhasil sembuh dan 246 pasien meninggal dunia.

Dengan catatat angka itu, Provinsi DKI Jakarta masih menjadi episentrum wabah COVID-19 di Indonesia. Lalu disusul oleh Jawa Barat dengan 58 kasus baru sehingga akumulasi menjadi 632 kasus.

Berikut ini adalah rincian pertambahan kasus di 19 provinsi berdasarkan data yang dihimpun oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Provinsi Bali 11 Kasus, Banten 11 kasus, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) satu kasus, Jambi satu kasus, Jawa Tengah lima kasus, Jawa Timur delapan kasus, Kalimantan Tengah satu kasus, Kalimantan Selatan 15 kasus, Kalimantan Utara 19 kasus, Kepulauan Riau 19 kasus, Nusa Tenggara Barat enam kasus, dan Sumatera Selatan 17 kasus.

Lalu di Provinsi Sumatera Barat tujuh kasus, Sulawesi Selatan 62 kasus, Sulawesi Tengah dua kasus, Riau satu kasus, dan Papua sembilan kasus. Sedangkan 15 provinsi lainnya mencatatkan nihil kasus baru.

Hingga saat ini, Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 telah memeriksa 42.108 spesimen di 34 laboratorium, kasus yang diperiksa mencapai 37,134 orang. Sedangkan Orang dengan pemantauan (ODP) berjumlah 173,732 oran​​​​​​​g dan terdapat 12,610 orang​​​​​​​ pasien dalam pengawasan (PDP) di 34 provinsi.

Sumber: LKBN Antara

Editor: Hamdani

LEAVE A REPLY