Pemkab Badung Menyalurkan Bantuan Sembako Kepada 3.819 KPM

0
72
Sumber: LKBN Antara

NEWSCOM.ID, BADUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung, Provinsi Bali, telah menyerahkan bantuan tahap pertama kepada 3.819 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada Ahad (26/4), secara serentak di 10 tempat pendistribusian.

Seperti dikutip dari Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, S.Sos., mengonfirmasi hal itu pada Ahad (26/4) di Desa Adat Munggu, Badung, Bali.

“Kami sudah mulai merealisasikan program-program strategis bagi masyarakat yang ekonominya sangat rentan dan terdampak pandemi Corona Virus Desease 2019 (COVID-19). Hari ini, kami bagikan paket sembako untuk masyarakat yang terdata sebagai KPM oleh Dinas Sosial Kabupaten Badung,” tutur Bupati I Nyoman Giri Prasta.

Bantuan itu, lanjutnya, diberikan kepada 3.819 KPM yang terdiri atas Rumah Tangga Sasaran (RTS), penyandang disabilitas, dan warga terdampak langsung virus corona jenis baru atau Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) – Corona Virus (CoV)-2.

“Sebanyak 3.819 paket sembilan bahan pokok (sembako) itu disiapkan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Pemkab Badung bersinergi dengan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Mangu Giri Sedana, Kabupaten Badung, untuk pendistribusian ke enam kecamatan,” paparnya.

Rincian distribusi bantuan itu, ungkapnya, meliputi Kecamatan Abiansemal sebanyak 1.097 paket, Kuta 103 paket, Kuta Selatan 343 paket, Kuta Utara 279 paket, Mengwi 1.430 paket, dan Petang 567 paket.

Menurutnya, bantuan paket sembako yang dibagikan kepada masyarakat terdiri dari beras 25 kg, telor saru kerat, ayam frozen satu kilogram, minyak goreng dua liter, mi instan 30 bungkus dan sayur satu paket. “Apabila di total secara keseluruhan, bantuan tersebut senilai Rp 500 ribu,” imbuhnya.

Bupati Giri Prasta pun menjelaskan bahwa distribusi sembako ini bertujuan untuk membantu warga yang ekonominya terdampak pandemi COVID-19.

“Artinya, warga yang masuk daftar penerima manfaat sembako merupakan data baru hasil pendataan perangkat desa terbawah yang ditetapkan dalam musyawarah desa dan musyawarah kelurahan (termiskin dan disabilitas), tidak mengacu pada data Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia (RI),” ungkapnya.

Penyaluran sembako oleh Pemkab Badung, ucapnya, langsung disalurkan ke rumah penerima untuk menghindari terjadinya kerumunan masyarakat yang akan menerima bantuan tersebut. “Hal ini sesuai dengan imbauan pemerintah pusat agar menghindari kerumunan orang dan tetap jaga jarak (physical distancing),” jelasnya.

“Pembagian sembako tahap pertama secara serentak berlangsung di enam kecamatan. Hal ini berjalan lancar, aman dan sukses. Saya ingatkan, masyarakat jangan lupa jaga kesehatan, kebersihan dan biasakan cuci tangan dengan sabun maupun menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah” ujar Bupati Giri Prasta.

Sumber: LKBN Antara

Editor: Hamdani

LEAVE A REPLY