Harlah Pancasila, Presiden: Indonesia Harus Tampil Sebagai Bangsa Pemenang

0
109
Sumber: LKBN Antara

NEWSCOM.ID, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia (RI), Ir. H. Joko Widodo, menegaskan Indonesia harus tampil sebagai bangsa pemenang di tengah pandemi Corona Virus Desease 2019 (COVID-19).

Seperti dikutip dari Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Presiden Joko Widodo menyatakan hal itu pada Senin (1/6), saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir (Harlah) Pancasila secara virtual di Ruang Garuda, Istana Bogor, Kota Bogor, Jawa Barat.

“Sebagai bangsa yang besar, kita juga harus tampil sebagai pemenang. Kita harus optimis, kita harus menciptakan peluang di tengah kesulitan, kita harus menjawab semua itu dengan inovasi dan karya nyata,” tutur Presiden Joko Widodo pada Senin (1/6).

Upacara virtual ini diikuti sejumlah pejabat tinggi negara dari tempat mereka masing-masing. Secara virtual, turut hadir Wakil Presiden (Wapres) RI, Prof. Dr. (H.C.) Drs. KH. Ma’ruf Amin, dan Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Dr. Hj. Dyah Permata Megawati Setyawati Soekarnoputri, yang juga Presiden Kelima RI.

Hadir juga para anggota Dewan Pengarah BPIP, yakni Jenderal Tentara Nasional Indoensia (TNI) (Purnawirawan/ Purn.) Try Sutrisno, yang juga Wapres RI Keenam, dan Mayor Jenderal (Mayjen) TNI (Purn.) Wisnu Bawa Tenaya, S.I.P., yang  juga Ketua Umum Pengurus Harian Parisada HIndu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat.

Turut hadir anggota Dewan Pengarah BPIP, Prof. Dr. H. Ahmad Syafii Ma’arif, yang juga pendiri Maarif Institute, Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, M.A., yang juga Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Drs. Sudhamek Agoeng Waspodo Soenjoto yang juga pendiri The Indonesian Conference on Religion and Peace Institute (ICRP).

Anggota Dewan Pengarah BPIP lainnya yang turut hadir ialah Rikard Bagun yang juga jurnalis senior Kompas dan Kepala BPIP, Prof. Drs. KH. Yudian Wahyudi Asmin, M.A, Ph.D.

Hadir pula Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Dr. (H.C.) Hj. Puan Maharani Nakshatra Kusyala Devi, S.I.Kom. Ketua DPR RI membacakan Pembukaan Undang Undang Dasar Negara RI Tahun 1945.

Turut hadir Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, H. Bambang Soesatyo, S.E., M.B.A., serta para menteri Kabinet Indonesia Maju.

“Kita tidak boleh berhenti berkreasi, berinvoasi dan berprestasi di tengah pandemi COVID-19 ini. Mari kita buktikan ketangguhan kita, mari kita menangkan masa depan kita, kita wujudkan cita-cita luhur para pendiri bangsa,” ujar Presiden Joko WIdodo.

Presiden Joko Widodo pun mengajak bangsa Indonesia untuk memperkokoh persatuan dan peduli serta berbagi terhadap sesama.

“Mari kita tunjukkan bahwa kita bangsa yang kuat, bukan hanya mampu menghadapi tantangan, tetapi bangsa yang memanfaatkan kesulitan menjadi lompatan kemajuan,” papar Presiden Joko Widodo.

Kepala Negara juga mengakui tantangan sulit yang dihadapi bangsa Indonesia pada tahun 2020 atau bahkan tahun depan (2021). Kondisi sangat sulit ini terjadi karena pandemi Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) akibat Severe Acute Respiratry Syndrome (SARS) Corona Virus (CoV)-2.

“Situasi yang sulit masih akan kita hadapi, situasi yang memerlukan daya juang kita sebagai bangsa, yang memerlukan kerja keras agar kita mampu melewati masa sulit itu,” ucap Presiden Joko Widodo.

Sumber: LKBN Antara

Editor: Hamdani

LEAVE A REPLY