Kemendes PDTT Menyalurkan BLT Dana Desa di 69.443 Desa

0
96
Sumber: LKBN Antara

NEWSCOM.ID, JAKARTA – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Republik Indonesia (RI) telah menyalurkan Dana Desa ke Rekening Dana Desa (RKD) di 69.443 desa untuk program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa.

Seperti dikutip dari Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) RI, Drs. H. Abdul Halim Iskandar, M.Pd., mengonfirmasi hal itu pada Selasa (2/6), dalam telekonferensi di Kantor Kemendes PDTT, Jakarta.

“Pada desa-desa inilah, yang 69.443 desa ini, yang kita lakukan penghitungan terhadap persentase Dana Desa yang sudah digunakan untuk BLT dan disalurkan,” tutur Mendes PDTT, H. Abdul Halim Iskandar, pada Selasa (2/6).

Menurutnya, angka sebanyak 69.443 desa itu berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Kemendes PDTT hingga 1 Juni 2020. “Jumlah desa yang RKD-nya sudah menerima Dana Desa itu sama dengan 93 persen dari total 74.953 desa di seluruh Indonesia,” imbuhnya.

“Dalam perkembangannya, desa yang sudah melakukan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) dan telah menetapkan calon Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT Dana Desa ada sebanyak 67.640 desa atau 90 persen dari total desa yang sudah mendapatkan penyaluran Dana Desa,” jelas H. Abdul Halim Iskandar yang akrab disapa Gus Menteri itu.

Dari 67.640 desa yang telah melakukan Musdesus, lanjutnya, tercatat sebanyak 55.042 desa telah menyalurkan BLT Dana Desa atau setara dengan 80 persen dari total desa yang telah melakukan Musdesus dan menetapkan KPM.

“Sedangkan 12.598 desa lainnya telah melakukan Musdesus dan menetapkan calon KPM, tetapi belum menyalurkan bantuan BLT Dana Desa kepada warga,” ungkapnya.

Termasuk di daerah, lanjutnya, seperti di Provinsi Banten, Papua, Papua Barat, Maluku Utara, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar, juga menyatakan bahwa total KPM BLT Dana Desa ada sebanyak 5.806.900 keluarga.

“Total jumlah KPM BLT Dana Desa itu terdiri dari 1.213.506 keluarga yang kehilangan mata pencaharian dan 247.283 keluarga yang anggotanya menderita penyakit kronis dan menahun,” ujarnya.

Jadi, paparnya, dalam hal ini, kita sekaligus melakukan pemetaan terkait dengan kesehatan masyarakat. “Termasuk juga kemarin, yang kita diskusikan dengan para alumni dan petugas-petugas profesional kesehatan masyarakat, lulusan-lulusan kesehatan masyarakat,” terangnya.

Kemendes PDTT, ucapnya, juga mendiskusikan bagaimana penanganan warga berpenyakit kronis dalam konteks new normal (normal baru) pasca pandemi Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) di tingkat desa.

“Adapun total Dana Desa yang telah digunakan untuk BLT Dana Desa adalah sebanyak Rp 3,48 triliun,” kata Gus Menteri.

Sumber: LKBN Antara

Editor: Hamdani

LEAVE A REPLY