Tiga Arahan Wapres Ma’ruf dalam RAT dan RLB AASI

0
99
Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=WYQZeAxK8Lk / Asisten Deputi (Asdep) Komunikasi dan Informasi Publik (KIP) Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) Republik Indoneisa (RI).

NEWSCOM.ID, JAKARTA – Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI), Prof. Dr. (H.C.) Drs. KH. Ma’ruf Amin, telah memberikan kata sambutan dan arahan dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan Rapat Luar Biasa (RLB) Asosiasi Asuransi Sayraih Indonesia (AASI) pada Selasa (30/6), melalui Video Konferensi.

Tepatnya dari kediaman dinas Wapres RI, Jalan Diponegoro Nomor 2, Kota Administrasi Jakarta Pusat, Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta, seperti dilansir dari laman https://www.youtube.com/watch?v=WYQZeAxK8Lk/ Asisten Deputi (Asdep) Komunikasi dan Informasi Publik (KIP) Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) RI.

Kegiatan ini juga dihadiri secara virtual oleh Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Ruswinandi Idris, S.E., Deputi Komisioner Pengawas IKNB II – OJK RI, Mochammad Ihsanuddin, dan Kepala Departemen Pengawasan IKNB – OJK RI, Ahmad Nasrullah.

Turut hadir Direktur IKNB Syariah OJK RI, Muhammad Muchlasin, serta segenap Ketua, pengurus dan anggota AASI. Dalam arahannya, Wapres Prof. KH. Ma’ruf Amin menggarisbawahi tiga poin penting.

Pertama, Industri Asuransi Syariah harus lebih banyak mengingkatkan inovasi produk asuransi syariah untuk meningkatkan inklusi dan mendukung pertumbuhan asuransi syariah. “Asuransi syariah harus menggali potensi berbagai sektor yang selama ini belum dilayani oleh asuransi syariah,” tutur Wapres Prof. KH. Ma’ruf Amin.

“Kedua, eksposur industri asuransi Syariah perlu terus ditingkatkan untuk meningkatkan awareness (perhatian lebih) terhadap produk-produk dan Industri Asuransi Syariah. Upaya ini harus dilakukan secara konsisten, saya harapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap asuransi syariah,” ujar Wapres Prof. KH. Ma’ruf Amin.

Ketiga, lanjutnya, Industri Asuransi Syariah harus lebih memperhatikan aspek tata kelola usaha yang baik atau Good Corporate Governance (GCG). Penerapan aspek GCG yang baik diharapkan dapat menghindari masalah-masalah dalam industri asuransi, seperti kasus gagal bayar pada beberapa perusahaan asuransi.

“Selain itu, penerapan GCG dalam Industri Asuransi Syariah (IAS) akan meningkatkan kepercayaan dan memberikan jaminan keamanan bagi para konsumen,” ucapnya.

Pada akhir sambutannya, Wapres Prof. KH. Ma’ruf Amin pun memberikan apresiasi kepada seluruh anggota, peserta, dan panitia yang bertugas dalam penyelenggaraan acara RAT dan RLB AASI Tahun 2020 ini.

“Selamat melaksanakan kegiatan, tetap jalankan protokol kesehatan, semoga pemilihan Ketua Umum AASI periode tahun 2020-2023 dan penetapan program kegiatan kedepan dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ungkap Wapres Prof. KH. Ma’ruf Amin.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani

LEAVE A REPLY