Presiden Jokowi: ‘Jangan Impor, Kita Mampu Memproduksi Kebutuhan Medis Untuk COVID-19’

0
133
Sumber: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden RI

NEWSCOM.ID, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia (RI), Ir. H. Joko WIdodo, menegaskan bahwa sejumlah kebutuhan medis untuk penanganan pandemi Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) telah mampu diproduksi di dalam negeri, antara lain stok obat, alat uji Polymerase Chain Reaction (PCR), hingga alat uji cepat (Rapid Test) COVID-19.

“Jangan ada lagi beli yang dari luar, apalagi hanya masker, banyak kita produksinya. APD (alat pelindung diri) 17 juta produksi kita per bulan. Padahal kita pakainya hanya kurang lebih 4 sampai 5 juta (unit),” tegas Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Selasa (7/7) di Istana Negara, Jakarta.

Tepatnya saat memimpin Rapat Terbatas (Ratas) Kabinet Indonesia Maju (KIM) dengan tema Percepatan Penyerapan Anggaran di Enam Kementerian / Lembaga, seperti dikutip dari rilis Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden RI kepada NEWSCOM.ID, Rabu (8/7).

“Hal-hal seperti ini saya mohon Bapak/ Ibu Menteri, Pak Sekjen (Sekretaris Jenderal), Pak Dirjen (Direktur Jenderal), tahu semuanya, masalah dan problem yang kita hadapi,” ucap Presiden Jokowi.

Kepala Negara RI pun kembali mengingatkan jajaran KIM untuk dapat bekerja luar biasa melebihi apa yang telah dilakukan pada periode sebelum-sebelumnya. “Sejumlah hal masih harus terus diperbaiki dan ditingkatkan pelaksanaannya untuk kebutuhan masyarakat luas,” ujarnya.

“Jangan sampai menganggap kita ini masih pada situasi biasa-biasa saja. Saya melihat stimulus ekonomi ini belum (tuntas), bansos (bantuan sosial) sudah lumayan, kesehatan masih perlu dipercepat, stimulus ekonomi baik untuk yang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) maupun yang tengah dan gede, belum (tuntas),” ujar Presiden Jokowi.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani

LEAVE A REPLY