Empat Fokus KNEKS Dalam Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah

0
86
Sumber: http://www.wapresri.go.id/

NEWSCOM.ID, JAKARTA – Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) fokus pada empat hal untuk mengembangan ekonomi dan keuangan syariah, yakni pengemba-ngan dan perluasan industri produk halal, keuangan syariah, dana sosial syariah dan kegiatan usaha syariah.

Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI), Prof. Dr. (H.C.) Drs. KH. Ma’ruf Amin, mengonfirmasi hal itu pada Jumat (7/8). Tepatnya saat Wapres menjadi narasumber utama (keynote speaker) dan membuka secara resmi acara Kick-Off Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) VII melalui Video Conference secara daring.

Seperti dilansir dari laman http://www.wapresri.go.id/, Wapres Prof. KH. Ma’ruf Amin mengikuti Konfrensi Video itu dari Kediaman resminya di Jalan Diponegoro Nomor 2, Kota Administrasi Jakarta Pusat, Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta.

“Selaku ketua harian KNEKS, saya memimpin langsung upaya pengembangan ekonomi dan keuangan Syariah yang difokuskan kepada empat hal yaitu, pengembangan dan perluasan industri produk halal, keuangan syariah, dana sosial syariah dan kegiatan usaha syariah,” ujar Wapres Prof. KH. Ma’ruf Amin yang juga Ketua Harian KNEKS.

Menurutnya, visi pengembangan ekonomi syariah di Indonesia dimulai dari penguatan institutsi dan kelembagaan ekonomi syariah. “Penguatan kelembagaan itu dilakukan dengan memperkuat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 91 Tahun 2016 tentang Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS),” imbuhnya.

Lalu melalui Perpres Nomor 28 Tahun 2020, lanjutnya, pemerintah memperluas cakupan Perpres sebelumnya, yang sebelumnya hanya mencakup keuangan syariah, saat ini menjadi ekonomi dan keuangan syariah.

“Namun penguatan kelembagaan hanya salah satu dari agenda besar untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Masih banyak upaya yang harus kita lakukan agar potensi ekonomi dan keuangan syariah dapat berkembang lebih pesat lagi,” jelas Wapres Prof. KH. Ma’ruf Amin.

Menurut Ketua Umum Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Non-Aktif itu, para pemangku kepentingan terkait ekonomi dan keuangan syariah pun terus berupaya mempromosikan dan menggelorakan berbagai kegiatan melalui penyelenggaraan eventevent (agenda) ekonomi dan keuangan syariah.

“Termasuk penyelenggaraan ISEF VII Tahun 2020 dengan tema Mutual Empowerment in Accelerating Sharia Economic Global Prosperity yang dibuka pada hari ini, Jumat (7/8), dan akan berlangsung sampai Oktober 2020. Ini merupakan bentuk nyata untuk hal tersebut,” ungkap Wapres Prof. KH. Ma’ruf Amin.

Editor: Muhammad Ibrahim Hamdani

LEAVE A REPLY