Indonesia Menegaskan Dukungan Kemerdekaan Palestina Di Sidang Umum PBB

0
64
Sumber: Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden RI

NEWSCOM.ID, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia (RI), Ir. H. Joko Widodo, menegaskan kembali dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina di depan anggota Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Rabu (23/9).

“Palestina adalah satu-satunya negara yang hadir di Konferensi Bandung yang sampai sekarang belum menikmati kemerdekaannya. Indonesia terus konsisten memberikan dukungan bagi Palestina untuk mendapatkan hak-haknya,” tegas Presiden Ir. H. Joko Widodo pada Rabu (23/9)

Presiden Republik Indonesia (RI), Ir. H. Joko Widodo, menyatakan hal itu pada Rabu (23/9) secara virtual, saat berpidato dalam sesi Debat Umum Sidang Majelis Umum Ke-75 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Dalam rilisnya kepada NEWSCOM.ID, Rabu (23/9), Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden RI menginformasikan bahwa Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo, menyampaikan pidato tersebut melalui Video Konferensi dari Istana Kepresidenan Bogor, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, Indonesia.

Pidato ini juga disiarkan dalam laman resmi YouTube Sekretariat Presiden RI pada Rabu (23/9), yakni di laman Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden RI/  https://www.youtube.com/watch?v=zj4Ad7Y5hZo. Video ini berdurasi 10 menit 29 detik.

“Indonesia bertekad untuk terus berkontribusi bagi perdamaian dunia sesuai amanah konstitusi. Indonesia akan terus memainkan peran sebagai bridge builder, sebagai bagian dari solusi,” ujarnya.

Secara konsisten, lanjutnya, komitmen untuk berkontribusi bagi perdamaian dunia terus dijalankan oleh Indonesia, termasuk saat Indonesia duduk sebagai anggota Dewan Keamanan PBB.

“Spirit (semangat) kerja sama akan selalu dikedepankan Indonesia, spirit yang menguntungkan semua pihak, tanpa meninggalkan satu negara pun. No one, no country should be left behind,” ungkap Presiden Ir. H. Joko Widodo.

Menurutnya, prinsip persamaan derajat antar bangsa ditekankan oleh Bapak Bangsa Indonesia, Ir. Soekarno (Bung Karno), dalam Konferensi Asia Afrika (KAA) di Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, pada tahun 1955.

“KAA telah menghasilkan Dasa Sila Bandung. Hingga kini, prinsip-prinsip Dasa Sila Bandung masih sangat relevan, termasuk penyelesaian perselisihan secara damai, pemajuan kerja sama, dan penghormatan terhadap hukum internasional,” jelas Presiden Ir. H. Joko Widodo.

Sedangkan untuk kawasan Asia Tenggara, ucapnya, Indonesia bersama negara-negara Association of South East Asian Nations (ASEAN) akan terus berupaya menjaga Asia Tenggara sebagai kawasan yang damai, stabil, dan sejahtera.

“Pada hari jadi yang ke-53, 8 Agustus 2020 lalu, ASEAN kembali menegaskan komitmennya untuk terus menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan,” tutur Presiden Ir. H. Joko Widodo.

Spirit kerja sama dan perdamaian inilah, paparnya, yang selanjutnya didorong oleh Indonesia ke kawasan yang lebih luas, seperti kawasan Indo-Pasifik, melalui ASEAN Outlook On The Indo-Pacific.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani

LEAVE A REPLY