Presiden Joko Widodo: “Pandemi COVID-19, PBB Harus Memperkuat Tata Kelola Ketahanan Kesehatan”

0
46
Sumber: Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden RI

NEWSCOM.ID, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia (RI), Ir. H. Joko Widodo, mengajak negara-negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk memperkuat tata kelola ketahanan kesehatan dunia. “Hal ini penting dalam kerja sama penanganan pandemi Corona Virus Desease 2019 (COVID-19),” tuturnya.

Dalam rilisnya kepada NEWSCOM.ID, Rabu (23/9), Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden RI menginformasikan bahwa Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo, menyatakan hal itu saat berpidato dalam sesi Debat Umum Sidang Majelis Umum Ke-75 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) secara virtual, melalui Video Konferensi.

Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo, menyampaikan pidato tersebut melalui Video Konferensi dari Istana Kepresidenan Bogor, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, Indonesia.

Pidato ini juga disiarkan dalam laman resmi YouTube Sekretariat Presiden RI pada Rabu (23/9), yakni di laman Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden RI/ https://www.youtube.com/watch?v=zj4Ad7Y5hZo. Video ini berdurasi 10 menit 29 detik.

“Kita harus bekerja sama untuk memastikan bahwa semua negara mendapatkan akses setara terhadap vaksin COVID-19 yang aman dengan harga terjangkau. Vaksin COVID-19 akan menjadi game changer (pengubah permainan) dalam perang melawan pandemi COVID-19,” tutur Presiden Ir. H. Joko Widodo.

Menurutnya, ketahanan kesehatan dunia yang berbasis pada ketahanan kesehatan nasional akan menjadi penentu masa depan dunia. “Kita harus memperkuat tata kelola ketahanan kesehatan dunia untuk jangka waktu yang panjang,” ujar Presiden Ir. H. Joko Widodo.

Selain itu, ucapnya, reaktivasi kegiatan ekonomi secara bertahap harus mulai dilakukan untuk menangani dampak sosial ekonomi dari pandemi COVID-19. “Caranya dengan melakukan koreksi terhadap kelemahan-kelemahan global supply chain (rantai pasok global) yang ada saat ini,” jelas Presiden Joko Widodo.

“Aktivasi ekonomi harus memprioritaskan kesehatan warga dunia. Dunia yang sehat, dunia yang produktif, harus menjadi prioritas kita. Semua itu dapat tercapai jika kita semua bekerja sama, bekerja sama, dan bekerja sama,” ungkapnya.

Presiden Ir. H. Joko Widodo pun mengajak negara-negara anggota PBB untuk konsisten dalam kerja sama menangani pandemi COVID-19. “Mari kita memperkuat komitmen dan konsisten menjalankan komitmen untuk selalu bekerja sama,” katanya.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani

LEAVE A REPLY