Presiden Jokowi Tinjau Kawasan ‘Food Estate’ Di Humbang Hasundutan

0
38
Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=oQYZ8xztgD0 / Biro Pers, Media dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden RI

NEWSCOM.ID, HUMBANG HASUNDUTAN – Presiden Republik Indonesia (RI), Ir. H. Joko Widodo, telah meninjau perkembangan pembangunan Kawasan Lumbung Pangan (Food Estate) Baru di Desa Ria-Ria, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan, pada Selasa (27/10), dalam kunjungan kerja ke Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Dalam rilisnya pada Selasa (27/10), Biro Pers, Media dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden RI mengonfirmasi hal itu. Tinjauan ini menjadi rangkaian dari Kunjungan Kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Sumut.

“Pengembangan Food Estate di Sumut mencakup lahan dengan luas keseluruhan mencapai 30.000 hektare. Tujuannya untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional,” tutur Presiden Jokowi dalam sambutannya.

Selain itu, lanjut Kepala Negara RI, pemerintah mengupayakan optimalisasi pemanfaatan sumber daya di kawasan lumbung pangan baru dan akan membuka peluang usaha bagi masyarakat secara lebih efisien.

“Sudah dua kali saya ke Kalimantan Tengah. Di sana akan dibangun food estate khusus untuk padi dan singkong. Di sini (Sumut) ada luas lahan 60.000 hektare, yang akan digunakan food estate adalah seluas 30.000 hektare,” ujar Presiden Jokowi.

Menurutnya, kawasan lumbung pangan baru ini nanti akan tersebar di sejumlah Kabupaten di Sumut, yakni Kabupaten Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah dan Pakpak Bharat.

“Sebagai langkah awal pengembangan food estate, khususnya di Humbang Hasundutan, kita akan terlebih dahulu membangun sebuah kawasan hortikultura yang akan menempati lahan seluas 215 hektar,” jelasnya.

Adapun komoditas pertanian yang akan diproduksi dalam kawasan lumbung pangan baru ini, ucapnya, ialah bawang merah, bawang putih dan kentang dengan segala produk turunan dan olahannya.

Presiden Ir. H. Joko Widodo pun meninjau penanaman bibit komoditas hortikultura yang telah disiapkan sebelumnya. “Insyaallah nanti, ini sudah mulai (tanam), akan kita lihat hasilnya kira-kira 2 sampai 2,5 bulan ke depan. Akan kita lihat nanti,” ungkapnya.

Kepala Negara RI juga secara khusus melihat proses bisnis terintegrasi dari kawasan lumbung pangan baru yang sedang dikembangkan di Kalimantan Tengah dan Sumut.

“Saya rasa, kita ingin melihat model bisnisnya (bisnis terintegrasi) seperti apa, proses bisnis yang akan dilakukan di sini seperti apa, hitung-hitungannya sudah ada. Ini akan menjadi contoh untuk provinsi-provinsi lain yang ingin membuat food estate,” kata Presiden Jokowi.

Pengolahan lahan di lokasi pengembangan food estate ini, paparnya, memiliki lua lahan 215 hektar dan akan melibatkan setidaknya tujuh kelompok tani yang menaungi 169 petani di Desa Ria-Ria.

“Nanti kita akan menjalankan proses bisnis terintegrasi, kemudian akan disempurnakan lagi,” imbuh Presiden Jokowi.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani

LEAVE A REPLY