Wapres Ma’ruf: “Pandemi COVID-19, Pemerintah Menyalurkan BTL Kepada 12 Juta UMKM”

0
47
Sumber: http://www.wapresri.go.id/

NEWSCOM.ID, JAKARTA – Pemerintah Republik Indoensia (RI) memberikan prioritas pengembangan kepada usaha mikro di seluruh pelosok tanah air. Pada tahap awal program, pemerintah telah memberikan Bantuan Tunai Langsung (BTL) kepada 12 juta pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengaj (UMKM).

Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI), Prof. Dr. (H.C.) Drs. KH. Ma’ruf Amin, menyatakan hal itu pada Senin (16/11), saat memberikan kata sambutan selaku narasumber utama dalam acara BMT Summit 2020.

Seperti dikutip dari laman http://www.wapresri.go.id/, acara ini diselenggarakan secara virtual oleh Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat.

“12 juta pelaku UMKM penerima Bantuan Tunal Langsung ini tidak sedang memperoleh pembiayaan apa pun dari lembaga keuangan. Program ini sangat tepat mengingat UMKM adalah tulang punggung dalam penyerapan tenaga kerja,” tuturnya.

Menurutnya, UMKM berperan penting dalam penyerapan tenaga kerja di Indonesia. UMKM menyerap hampir 75 persen dari seluruh angkatan kerja di Indonesia. “UMKM menjadi tulang punggu dalam penyerapan tenaga kerja di Indoensia,” imbuh Wapres Prof. KH. Ma’ruf Amin.

“Pengembangan UMKM menjadi sangat penting sebagai upaya kita untuk mengurangi kesenjangan. Saya juga berpendapat bahwa saat ini adalah momentum yang tepat untuk kita dapat menggelorakan kembali berbagai upaya untuk memberdayakan UMKM,” ujar Wapres Prof. KH. Ma’ruf Amin.

Saat ini, ungkapnya, pemerintah sedang berupaya kras untuk membangkitkan perekonomian. Upaya ini telah menunjukkan adanya pemulihan ekonomi. Pada tahun ini, pemerintan telah mengalokasian dana sebesar Rp 695,2 triliun untuk program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Dari jumlah alokasi dana tersebut, sekitar 350 triliun rupiah atau lebih dari 50 persen dana telah dialokasikan untuk menjaga tingkat kesejahteraan masyarakat dan UMKM,” ujar Wapres Prof, KH. Ma’ruf Amin.

Selain itu, ungkapnya, pemerintah juga memberikan berbagai insentif lainnya, termasuk keringanan pajak yang berjumlah lebih dari 100 triliun rupiah. “Saat ini merupakan momentum yang tepat untuk merealisasikan segenap potensi UMKM,” imbuhnya.

“Tujuan utama dari prioritas dan keberpihakan pemerintah terhadap pelaku UMKM, termasuk usaha mikro berbasis keluarga, ialah dalam rangka menangani kelesuan ekonomi, sebagai dampak dari pandemi Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) yang sedang berlangsung saat ini,” jelas Wapres Prof. KH. Ma’ruf Amin.

Editor: Muhammad Ibrahim Hamdani

LEAVE A REPLY