Adrinal Tanjung: “Antara Visi Besar SABISABU, Reformasi Birokrasi dan Generasi Milenial”

0
271
Sumber: NEWSCOM.ID

NEWSCOM.ID, KOTA BANDUNG – Komunitas SABISABU, Satu Birokrat Satu Buku, memiliki visi besar agar di masa depan, para birokrat atau Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat menyampaikan gagasannya kepada publik sehingga hal ihwal birokrasi di Indonesia bisa dibaca lewat buku oleh generasi mendatang.

Pendiri dan Penggagas (Founder) SABISABU, Adrinal Tanjung, S.E. Ak., M.Si., menyatakan hal itu pada Ahad (29/11), saat diwawancarai NEWSCOM.ID di Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat.

“Semoga SABISABU ke depan dapat menggerakkan para birokrat untuk menyampaikan gagasannya kepada publik. Hal ini penting sebagai legasi kita kepada generasi mendatang. Tujuan akhirnya agar seluk-beluk birokrasi bisa dibaca lewat buku,” tutur Adrinal Tanjung pada Ahad (29/11).

SABISABU, lanjutnya, mengajak segenap ASN atau birokrat untuk dapat menuliskan pegalaman, pemikiran, gagasan dan praktik-praktik terbaik (best practices)-nya selama bekerja melalui tulisan dan buku.

“Tujuannya agar birokrasi Indonesia di masa depan menjadi lebih baik lagi dan hal ihwal dunia birokrasi dapat dipelajari oleh generasi muda bangsa ini,” ucapnya.

Penulis buku Bukan Biroktat Biasa ini pun bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala (SWT) karena komunitas SABISABU dapat diluncurkan secara resmi pada Sabtu (7/11) siang, dalam rangkaian kegiatan  Seminar Daring bertema: Birokrat Pun Bisa Menulis.

“Saya telah membangun impian ini (SABISABU) sejak 13 tahun lalu, sejak buku pertama saya terbit, Tekad Mewujudkan Good Governance di Kota Pekanbaru. Alhamdulillah, hingga kini saya telah menulis lebih dari 30 buku,” ungkapnya.

Koordinator Bidang Penyiapan Kebijakan Tata Laksana – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) dan Reformasi Birokrasi (RB) ini juga bersyukur atas bantuan dari keluarga, teman-teman dan sahabat-sahabatnya atas lahirnya SABISABU.

“Tentu dengan dibantu oleh keluarga, teman-teman dan sahabat-sahabat, telah diluncurkan SABISABU pada Sabtu (7/11) siang,” papar Adrinal Tanjung.

Dari 30 buku tersebut, empat buku diantaranya dijelaskan langsung kepada penulis, yakni Bukan Birokrat Biasa; Birokrat Menulis; Birokrat Menulis 2; dan Birokrat Menulis 3.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani

LEAVE A REPLY