Wapres Ma’ruf: “LKSPWU dan ‘Wakaf Uang Berkah Umat’ Menindaklanjuti Peluncuran GNWU”

0
325
Sumber: https://youtu.be/iNvIllzsXjQ / KNEKS

NEWSCOM.ID, JAKARTA – Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI), Prof. Dr. (H.C.) Drs. KH. Ma’ruf Amin, selaku Wakil Ketua dan Ketua Harian Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), menyatakan bahwa Gerakan Nasional Wakaf Uang (GNWU) terkait erat dengan Pengembangan Dana Sosial Syariah.

Berdasarkan pantauan NEWSCOM.ID, Wapres Prof. KH. Ma’ruf Amin menyatakan hal itu pada Senin (25/1) pagi di Istana Negara, Jakarta, saat memberikan kata sambutan dalam acara Peluncuran GNWU dan Peresmian ‘Brand’ Ekonomi Syariah.

Acara ini disiarkan secara langsung oleh akun Youtube KNEKS, melalui siaran langsung (live streaming) di lamanĀ https://youtu.be/iNvIllzsXjQ.

“Pencanangan GNWU yang kita laksanakan hari ini merupakan tindak lanjut fokus ketiga dari pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, yakni Pengembangan Dana Sosial Syariah. Pengembangan dana wakaf merupakan bagian dari Dana Sosial Syariah,” tutur Wapres Prof. KH. Ma’ruf Amin pada Senin (25/1).

Menurutnya, GNWU menandai dimulainya transformasi pelaksanaan wakaf secara lebih luas dan mendalam. Pertama, sesuai dengan Undang-Undang (UU) RI Nomor 41 Tentang Wakaf, maka definisi harta benda wakaf telah diperluas.

“Definisi harta benda wakaf menjadi bukan saja benda tidak bergerak seperti tanah dan bangunan, tetapi juga meliputi benda bergerak berupa uang dan benda bergerak selain uang seperti kendaraan, mesin, logam mulia dan surat berharga syariah,” jelas Wapres Prof. KH. Ma’ruf Amin.

Kedua, lanjutnya, GNWU juga menandai pembenahan tata kelola terhadap pemangku kepentingan wakaf benda bergerak. Hal ini telah dimulai oleh KNEKS dan Badan Wakaf Indoensia (BWI) dengan pembenahan tata kelola wakaf uang sebagai salah satu bentuk wakaf produktif.

“Sebagai awal pembenahan, Bank Syariah Mandiri (BSM) akan bertindak sebagai Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKSPWU) dan Mandiri Manajemen Investasi sebagai pengelola dana wakaf. Sedangkan produknya dinamakan Wakaf Uang Berkah Umat,” ujar Wapres Prof. KH. Ma’ruf Amin.

Wapres Prof. KH. Ma’ruf Amin pun menggarisbawahi arti penting dari wakaf uang sebagai salah satu bentuk wakaf produktif yang memiliki dua jenis fleksibilitas, yakni dalam pengembangan investasi wakaf dan dalam penyaluran manfaat wakaf kepada penerima yang berhak (maukuf alaih).

“Dalam wakaf uang ini, pokok wakafnya harus bisa dijaga agar tidak berkurang atau hilang. Di sini pentingnya kita mnegelola wakaf uang dengan lebih profesional dan modern,” jelas Wapres Prof. KH. Ma’ruf Amin.

Dalam acara ini, turut hadir dan memberikan kata sambutan Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo, selaku Ketua KNEKS. Kepala Negara RI juga meluncurkan GNWU dan meresmikan Brand Ekonomi Syariah dalam kesempatan ini.

Hadir juga Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Hj. Sri Mulyani Indrawati, S.E., M.Sc., Ph.D., selaku Sekretaris KNEKS. Ketua Umum Badan Pengurus Harian (BPH) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) itu juga menyampaikan kata sambutan dalam acara ini.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh KNEKS RI, Badan Wakaf Indonesia (BWI), Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI, serta Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Dalam acara ini, turut hadir dan memberikan kata sambutan Direktur Industri Produk Halal KNEKS, Afdhal Aliasar, Ketua BWI, Prof. Dr. Ir. H. Muhammad Nuh D.E.A., dan Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Dr. KH. Marsudi Syuhud, M.A., secara langsung dari Aula Mezanin, Gedung Kemenkeu RI, Jakarta.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani

LEAVE A REPLY