Rayakan HUT RI ke-78, Rumah Produktif Indonesia Selenggarakan Bincang Merdeka

0
212

NEWSCOM.ID – Perkumpulan Rumah Produktif Indonesia (RPI) merayakan HUT Republik Indonesia ke-78 dengan cara yang unik yakni menyelenggarakan diskusi publik bertajuk Bincang Merdeka dengan tema “Dari Indonesia untuk Dunia: Gagasan Putra Putri Bangsa untuk Indonesia Maju” melalui Ruang Virtual Zoom, Kamis (17/08/2023).

Hal ini disampaikan Achmad Zulfikar, S.IP., M.Si., M.H., Dewan Manajerial Bidang Kajian Global RPI yang juga Ketua Panitia Bincang Merdeka.

Bincang Merdeka ini akan dibuka Muhammad Ibrahim Hamdani, Sekretaris Jenderal RPI bersama 4 narasumber yang merupakan putra putri bangsa Indonesia yang memiliki gagasan cemerlang.

“Narasumber pertama, Dr. Ryantori, S.Sos., M.Si., Wakil Rektor III Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) dengan membahas Bantuan Internasional: G20 dan Indonesian Aid. Selanjutnya, narasumber kedua, Dr (cand). Muhammad Asriady, S.Hd.,M.Th.I., Dosen Institut Parahikma Indonesia dan Pegiat Literasi Digital (asriady.com) dengan materi “Manusia Digital: Pemberdayaan Potensi Positif pada Media Sosial”, ungkap Azkar yang juga Direktur Eksekutif Center for Digital and Global Studies (CERDIGS).

Selanjutnya, narasumber ketiga Fahrudddin Achmad, S.T. yang merupakan Pelatih dan Konsultan Pendidikan, serta Ketua Bidang Pengembangan Organisasi DPP RPI yang akan membahas mengenai “Kurikulum Mau Ke Mana; Merdeka Belajar atau Belajar Merdeka?”. Narasumber keempat yakni Madame Heddy dari Ikatan Guru Indonesia (IGI) Bekasi dengan bahasan “Refleksi HUT RI ke-78 “Terus Melaju untuk Indonesia Maju”, tambah Azkar yang juga Moderator Bincang Merdeka.

Azkar mengungkapkan tujuan Bincang Merdeka ini untuk membuka wawasan masyarakat serta menggelorakan semangat Kemerdekaan melalui diskusi publik dan literasi digital dalam rangka berkontribusi untuk kemajuan Indonesia.

“Kemajuan Indonesia dapat kita capai dengan mendorong upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial sesuai amanat Konstitusi”, jelas Azkar yang juga Alumni Magister Ilmu Politik Universitas Hasanuddin.

LEAVE A REPLY